Telusuri Aliran Dana CSR BI, KPK: Mengarah ke DPR hingga OJK

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri dugaan penyimpangan dana program sosial atau Corporate Social Responsibility Bank Indonesia (CSR BI) yang tidak sepenuhnya digunakan sesuai peruntukannya.
Dalam pengembangan penyidikan, KPK memperluas pendalaman hingga ke sejumlah pihak, termasuk di lingkungan DPR RI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, pemeriksaan saksi pada hari ini (Senin, 4/5/2026) difokuskan pada alur penyaluran dana CSR BI kepada sejumlah yayasan yang diduga berkaitan dengan para tersangka.
"Penyidik mendalami terkait dengan penyaluran atau pendistribusian uang program sosial Bank Indonesia ini kepada para yayasan yang terkait dengan kedua tersangka," ujarnya di Gedung KPK, Jakarta.
Dalami Penyaluran ke Yayasan
Adapun, saksi yang diperiksa terdiri dari pensiunan BI, Hanafi, serta analis implementasi Program Sosial BI (PSBI), Tri Subandoro.
Baca Juga: Usut Tuntas Korupsi CSR, KPK Periksa Dua Pejabat Bank Indonesia
Dari keterangan saksi, penyidik menggali bagaimana mekanisme penyaluran dana dilakukan, termasuk penggunaannya di lapangan.
"Para saksi menerangkan bagaimana penggunaan dana program sosial itu di lapangan. Termasuk apakah penggunaannya sesuai dengan rencana awal atau tidak," kata Budi.
Anggota DPR Jadi Tersangka
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan dua tersangka dari unsur anggota DPR RI, yakni Heri Gunawan dan Satori.
Keduanya diduga terlibat dalam penyimpangan penggunaan dana CSR yang semestinya diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.
KPK juga telah memeriksa sejumlah saksi dari berbagai instansi, mulai dari internal BI, OJK, hingga anggota DPR RI, khususnya Komisi XI.
Baca Juga: Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji dan CSR BI Belum Ditahan, Ini Alasan KPK
Diduga Mengalir ke Kantong Pribadi
Dari hasil sementara, penyidik menduga dana CSR tersebut tidak sepenuhnya digunakan sesuai tujuan awal. Sebagian dana diduga mengalir ke pihak tertentu, termasuk ke kantong pribadi para tersangka.
Tak hanya itu, KPK juga mulai menelusuri kemungkinan adanya pola serupa dalam program sosial yang dikelola OJK.
"Kami akan melihat apakah ada praktik-praktik serupa dalam implementasi program sosial tersebut di lapangan," ujar Budi.
Latar Belakang Kasus CSR BI
Kasus ini bermula dari dugaan penyimpangan dalam penyaluran dana CSR BI yang seharusnya digunakan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan melalui yayasan.
Namun, dalam praktiknya, dana tersebut diduga diselewengkan dan dimanfaatkan oleh pihak tertentu. KPK kini terus mendalami aliran dana serta keterlibatan berbagai pihak, termasuk kemungkinan pengembangan perkara ke institusi lain.
Baca Juga: KPK Periksa Tenaga Ahli Heri Gunawan, Dokter hingga Mahasiswa dalam Pengusutan Kasus CSR BI
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






