KPK Periksa Dirjen PHU Hilman Latief dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Hilman Latief, sebagai saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan kuota haji tahun 2023-2024.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, Hilman hadir di Gedung Merah Putih KPK dan saat ini masih menjalani pemeriksaan.
"Dalam lanjutan penyidikan perkara kuota haji, hari ini penyidik melakukan pemeriksaan saksi Saudara HL selaku Dirjen PHU Kementerian Agama. Saksi sudah hadir sore ini dan pemeriksaan masih berlangsung," jelas Budi, dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).
KPK belum merinci materi yang didalami dari pemeriksaan Hilman. Namun, keterangannya dinilai penting karena Hilman merupakan pejabat yang bertanggung jawab langsung atas penyelenggaraan ibadah haji dan pengelolaan kuota jemaah.
Dalam perkara ini, KPK menduga terjadi penyimpangan dalam pembagian kuota haji tambahan dari pemerintah Arab Saudi pada 2023-2024.
Baca Juga: KPK Periksa Muhadjir Effendy Terkait Kasus Kuota Haji, Ini Hubungannya
Penyidik juga menelusuri dugaan penerimaan fee dari sejumlah penyelenggara ibadah haji khusus sebagai imbalan atas percepatan pemberangkatan jemaah.
Sejauh ini, KPK telah menetapkan empat tersangka yakni mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas; mantan Staf Khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz; Direktur Operasional PT Makassar Toraja Tour, Ismail Adham; dan Komisaris PT Raudah Eksati Utama, Asrul Azis Taba.
KPK menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah pemeriksaan terhadap Hilman Latief selesai dilakukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








