Sidang Korupsi Kuota Haji: DPR, BIN hingga Gus Alex Titip Nama Penyedia Katering

AKURAT.CO Auditor Kementerian Agama, Abdul Aziz Nur, mengungkap adanya sejumlah kelompok yang menitipkan nama penyedia dapur katering untuk konsumsi jemaah haji pada 2024.
Kelompok tersebut antara lain dikaitkan dengan Grup Iwan Badan Intelijen Negara (BIN), Grup DPR RI, Grup Umar Bakadam, Grup Konjen RI Jeddah, Grup Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, hingga kelompok Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex.
Hal itu disampaikan Abdul saat menjadi saksi dalam sidang perkara korupsi penyelenggaraan ibadah haji dengan terdakwa mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dan lainnya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK membacakan keterangan Abdul dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), khususnya terkait komunikasi dengan Rizky Fisa Abadi yang saat itu menjabat Kasubdit Katering Direktorat Layanan Luar Negeri.
Berdasarkan BAP, Abdul menyebut Rizky mengaku mendapat perintah dari Gus Yaqut melalui Gus Alex untuk menarik uang komitmen fee dari para penyedia dapur katering haji 2024.
Baca Juga: KPK Buka Peluang Periksa Khomsin, Polisi yang Dititipi Satu Juta Dolar untuk Pansus Haji
"Setiap penyedia dapur katering yang mau menang tender atau dipilih untuk penyelenggaraan haji 2024, maka harus menyiapkan uang komitmen fee di awal dengan kisaran paling sedikit 3 riyal per hari per jemaah, bahkan ada yang sampai 4,5 riyal per hari per jemaah," jelas Jaksa, membacakan BAP Abdul.
Dalam BAP itu juga disebutkan bahwa Gus Alex meminta agar uang komitmen fee segera disetorkan karena akan digunakan untuk kebutuhan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
Jaksa kemudian membacakan bagian lain dari BAP Abdul yang memuat daftar kelompok yang disebut telah menitipkan nama calon penyedia dapur katering.
"Pada saat pengadaan dapur katering yaitu pada tahap pendaftaran pengadaan, sudah ada pihak-pihak yang menitipkan nama-nama dapur katering kepada Saudara Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex atau pihak yang saya pernah dengar; Grup Iwan Bin, Grup DPR RI, Grup Umar Bakadam, Grup Konjen RI Jeddah, Grup Kedubes RI Riyadh, termasuk Grup Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex paling banyak," paparnya.
"Grup-grup tersebut sudah siap memberikan komitmen fee. Nama-nama yang dipilih nantinya berasal dari grup tersebut dan pihak lain di luar grup yang siap memberikan komitmen fee," lanjut Jaksa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







