Pesawat Ruang Angkasa Jepang Kembali Terhubung Setelah Masalah Pendaratan di Bulan

AKURAT.CO - Pendarat Cerdas untuk Investigasi Bulan (SLIM) Jepang telah menjalin kembali komunikasi setelah mendaratkan hidung pertama lebih dari seminggu yang lalu.
Berhasil mendarat di Bulan pada 19 Januari, pesawat ruang angkasa ini menghadapi masalah awal dengan baterainya yang gagal mengisi daya. Pendarat adalah yang pertama di Jepang dan yang kelima di dunia yang mencapai prestasi bersejarah ini.
Komunikasi dibangun kembali ketika sinar matahari sejajar dengan panel surya yang membuat baterai untuk mengisi daya. JAXA mengungkapkan bahwa selama turun, SLIM menghadapi masalah sistem propulsi dan berbagi foto pendaratan, menunjukkan bel mesin pendaratan yang jatuh.
Baca Juga: Rencana Pembangkit Listrik Tenaga Angin di Jepang Membahayakan, Ikan Terancam Punah
Akar penyebabnya diidentifikasi sebagai panel surya yang menghadap ke barat, bukan ke timur saat mendarat. Profil pendaratan yang unik, ditambah dengan kaki yang dapat dirusak cetak 3D- di samping, menyebabkan roket hampir berdiri tegak, mengarahkan panel surya ke arah barat.
Dikutip dari Spaceexplored.com, Rabu (31/1/2024), minggu lalu, pendarat dimatikan untuk menghemat baterai untuk booting yang akan datang. JAXA mengumumkan koneksi yang diperoleh kembali pada hari Senin, membuat operasi ilmiah untuk dimulai.
Terlepas dari tantangan dan potensi nasib gelap pada hari Rabu karena matahari terbenam, SLIM tetap menjadi pencapaian terobosan bagi Jepang. Dua penjelajah yang dibawa oleh SLIM, termasuk moonhopper pertama dan bola bergulir kecil, berkontribusi pada misi bersejarah ini.
Sementara pendaratan SLIM agak berantakan, itu menandai pendaratan dan eksplorasi bulan pertama Jepang, mengatur panggung untuk lebih banyak misi bulan. Perlombaan untuk perusahaan komersial pertama yang mendarat di Bulan masih berlangsung, dengan upaya eksplorasi bulan lebih lanjut sedang berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







