Bot AI Dituduh Rasis Karena Tolak Kulit Putih, Google Minta Maaf

AKURAT.CO - Google telah meminta maaf setelah merasa malu mengakui bahwa teknologi AI-nya 'meleset' dalam membuat gambar. Perusahaan teknologi raksasa AS tersebut berusaha memperbaiki alat pembuat gambarnya setelah dituduh menolak membuat gambar orang kulit putih meskipun diminta dengan jelas.
Respon tersebut muncul setelah permintaan untuk menggambar para pendiri Amerika yang semuanya kulit putih, tetapi fitur Gemini AI Google malah menyertakan perempuan dan orang-orang dari etnis minoritas.
Namun, hasilnya juga termasuk gambar tentara Nazi Asia dan kulit hitam, serta Viking yang tidak sesuai secara historis.
Dikutip dari Thesun.co.uk, Senin (26/02/2024), Elon Musk, pemilik saingan xAI, mengecam alat Gemini sebagai 'terbangun dan rasis'.
Baca Juga: Google dan Reddit Kerja Sama Hadirkan Pengalaman Navigasi yang Lebih Mudah
Jack Krawczyk dari Gemini Experiences menyatakan bahwa meskipun alat pembuat gambar AI Gemini memiliki manfaat, dalam kasus ini, pencitraannya tidak akurat.
Perusahaan telah berjanji untuk segera memperbaiki masalah tersebut setelah mendapat kritik atas bias yang diduga cenderung ke sayap kiri saat peluncurannya Maret lalu.
Sebagai tanggapan, juru bicara Google mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan sementara pembuatan gambar manusia dan merilis versi yang lebih baik dalam waktu dekat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







