Gandeng AHA Commerce, Lazada Dukung Brand Lokal Sukses di Platform Online

AKURAT.CO – Membangun bisnis secara online memang membutuhkan pengetahuan dan pemahaman, serta kerja keras. Namun, bukan berarti kesuksesan adalah hal yang mustahil untuk diraih.
Apalagi berbisnis secara online, khususnya melalui platform eCommerce, memiliki banyak keunggulan dengan memanfaatkan berbagai program dan fitur yang ditawarkan eCommerce, mulai dari program pelatihan, program promosi, hingga basis pelanggan yang bisa dituju sesuai dengan target pasar pelaku bisnis.
Untuk lebih memberikan layanan terbaik bagi brand dan penjual yang berkeinginan merintis usaha online di platform eCommerce ataupun yang ingin meningkatkan skala usaha dan keuntungannya, Lazada Indonesia (Lazada) bekerja sama dengan mitra pemberdaya atau enabler.
Dintaranya AHA Commerce, sebuah perusahaan enabler lokal yang memiliki komitmen pemberdayaan brand dan penjual lokal yang selaras dengan tujuan Lazada.
Sebagai mitra enabler di Lazada, AHA Commerce sudah berhasil membantu ratusan brand dan penjual lokal mengembangkan bisnisnya di Lazada.
Baca Juga: 170 Platform Online Ilegal Diblokir OJK
Stephen Lawrence, Founder dan CEO AHA Commerce mengatakan pihaknya memahami bahwa era digital saat ini menawarkan potensi tanpa batas bagi pelaku bisnis, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan besar bagi mereka yang belum memiliki pemahaman mendalam soal lanskap bisnis online.
"Keberadaan AHA Commerce dimulai dari keinginan kami untuk membantu brand dan penjual lokal yang ada di Indonesia untuk bisa mencapai potensi bisnis optimalnya di dunia digital,” ujarnya.
Menurutnya, keselarasan komitmen Lazada dan AHA Commerce untuk memberdayakan brand dan penjual lokal Indonesia menciptakan sinergi yang kuat antara Lazada dan AHA Commerce, menjadikan ekosistem Lazada sebagai platform tepat untuk pengembangan bisnis brand dan penjual lokal Indonesia.
AHA Commerce menyediakan layanan menyeluruh bagi brand lokal di Lazada yang ingin meningkatkan penjualan, mulai dari pengelolaan toko online, penyediaan gudang dan fasilitas pengepakan pesanan, program pemasaran, hingga layanan pelanggan.
“Kami juga memiliki terobosan inovasi sistem pemasaran berbasis teknologi yang disebut AHAbot yang mampu mengidentifikasi kebutuhan spesifik setiap brand untuk menentukan strategi pemasaran yang tepat,” pungkas Stephen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








