In-Lite LED Rayakan 10 Tahun di Jakarta PROVOKE! 2024 dengan Instalasi Seni

AKURAT.CO Memperingati satu dekade dedikasi dalam solusi pencahayaan bagi masyarakat Indonesia, in-Lite LED tampil di Jakarta PROVOKE! 2024 untuk mendukung karya seni para seniman visual.
Berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, in-Lite menyediakan alat penerangan guna mendukung proses kreatif seniman. Kolaborasi ini juga menghadirkan instalasi seni 'Survival' oleh Visual Artist dan Photographer Ve Dhanito, serta workshop melukis lampu oleh Eko Banding.
Kehadiran in-Lite di Jakarta PROVOKE! 2024 menjadi bagian dari perayaan ulang tahun DKI Jakarta ke-497. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pencahayaan dalam seni, mendorong inovasi dan kreativitas masyarakat.
"Kami berharap kerja sama ini dapat memperluas makna pencahayaan bagi kebutuhan masyarakat yang begitu beragam," ujar Fransiska Darmawan selaku General Manager Marketing in-Lite LED, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Minggu (23/6/2024).
Berikut tips penggunaan pencahayaan dalam seni:
1. Memahami peran pencahayaan
Pencahayaan bukan hanya untuk melihat detail karya, tetapi juga untuk menciptakan suasana dan mood.
2. Teknik dan tipe lampu
Penggunaan general lighting, back lighting dan installation lighting dapat menciptakan efek berbeda. Spotlight, floodlight dan neonflex bisa digunakan sesuai kebutuhan.
3. Memilih warna cahaya
Warna cahaya harus sesuai dengan tema dan mood karya seni untuk menonjolkan aspek emosional.
4. Simbolisme dalam cahaya
Penerangan dan warna bisa digunakan sebagai elemen simbolik, seperti dalam instalasi 'Survival' Ve Dhanito.
In-Lite LED dengan seniman visual Jakarta memberikan kontribusi nyata dalam mengoptimalkan karya seni melalui pencahayaan yang inovatif di Jakarta PROVOKE! 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







