AKURAT.CO Penelitian dari Saily, penyedia eSIM, menyatakan beberapa orang akan menggunakan Wi-Fi publik gratis saat bepergian. Meskipun praktis dan murah, penggunaan Wi-Fi publik membawa risiko keamanan siber.
"Internet seluler lebih aman, terutama jika mempertimbangkan aktivitas seperti perbankan online," kata Vykintas Maknickas selaku kepala strategi produk di Nord Security, dikutip dari Gsmarena.com, Selasa (9/7/2024).
1. Ancaman Wi-Fi Publik
Selain itu, peretas bisa membuat hotspot palsu yang meniru jaringan Wi-Fi asli. Pengguna yang terhubung ke hotspot ini bisa kehilangan data mereka.
Ada juga serangan 'kembaran jahat', di mana jaringan dengan nama yang sama dengan Wi-Fi asli dibuat untuk menjebak pengguna. Selain itu, 'sniffing' adalah serangan di mana data yang dikirimkan melalui Wi-Fi publik bisa diendus oleh peretas.
2. Penggunaan Internet saat Bepergian
Survei Saily menunjukkan bahwa wisatawan Amerika sering menghabiskan waktu online saat bepergian. Mayoritas menghabiskan lebih dari dua jam online setiap hari.
Sebanyak 56 persen menggunakannya untuk berkomunikasi dan 50 persen untuk berbagi di media sosial. Sekitar 42 persen menggunakan internet untuk pengelolaan uang, seperti pembayaran dan transaksi.
Maknickas menekankan pentingnya menggunakan jaringan seluler untuk aktivitas sensitif, terutama yang berkaitan dengan keuangan. "Menggunakan Wi-Fi publik untuk transaksi keuangan bisa sangat berbahaya," katanya.
Maknickas menyarankan wisatawan untuk mempertimbangkan opsi internet lain, seperti paket data internasional, yang lebih aman daripada Wi-Fi publik. Jika harus menggunakan Wi-Fi publik, ia merekomendasikan langkah-langkah berikut:
- Hindari informasi sensitif
Jangan mengakses situs perbankan, melakukan pembelian online, atau memasukkan informasi sensitif.
- Lupakan jaringan
Setelah menggunakan Wi-Fi publik, pilih opsi 'lupakan jaringan' pada perangkat Anda.
- Perbarui perangkatunak
Pastikan sistem operasi, browser dan aplikasi Anda selalu diperbarui.
- Gunakan VPN
VPN mengenkripsi koneksi internet Anda, membuatnya lebih aman dari serangan.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat mencegah risiko dari keamanan siber.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









