Elon Musk Klaim Serangan DDoS Mengganggu Wawancara dengan Donald Trump

AKURAT.CO Elon Musk mengklaim bahwa wawancara yang dia lakukan dengan mantan Presiden Donald Trump di X (sebelumnya Twitter) mengalami gangguan akibat serangan penolakan layanan (DDoS).
Pada Senin (12/8/2024), pengguna X mengalami kesulitan saat mencoba mendengarkan wawancara antara Musk dan Trump melalui platform audio langsung X, Spaces. Wawancara yang sangat dinantikan ini mengalami keterlambatan lebih dari 54 menit.
Elon Musk menyalahkan masalah ini pada serangan penolakan layanan terdistribusi (DDoS), mengklaim bahwa platform X menghadapi serangan besar.
"Tampaknya ada serangan DDOS besar-besaran pada X. Bekerja untuk mematikannya," tulis @elonmusk di platform X, dikutip Rabu (14/8/2024).
Namun, beberapa karyawan X menyanggah klaim tersebut, mengatakan bahwa tidak ada bukti serangan DDoS. Mereka menyebut kemungkinan besar bahwa Musk tidak mengatakan yang sebenarnya.
Karyawan X juga menyebutkan bahwa platform X berjalan normal untuk pengguna lain selama gangguan tersebut.
Wawancara yang sangat dipromosikan ini, di mana Musk mendukung Trump dalam kampanye pemilihan kembali, mengalami keterlambatan lebih dari 54 menit dari jadwal awal.
Ketika akhirnya dimulai, banyak pengguna melaporkan masalah akses dan mengalami kesulitan untuk bergabung.
Selama obrolan, Trump dan Musk membahas berbagai topik politik, sementara Trump mengklaim bahwa wawancara mereka memecahkan rekor pemirsa, dengan angka yang tidak akurat.
Musk juga membuat klaim berlebihan tentang jumlah tampilan dari acara tersebut.
Meskipun ada gangguan, wawancara akhirnya mendapatkan sekitar 1,4 juta pemirsa bersamaan. Namun, Musk menghitung total tampilan acara ini mencapai sekitar 1 miliar, termasuk tayangan ulang.
Sementara itu, Trump mengalihkan perhatiannya kembali ke platform Truth Social dan tidak membagikan tautan wawancaranya di X, melainkan mengarahkannya ke YouTube dan Rumble.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








