NASA Tunda Peluncuran Misi Terbaru ke Planet Mars
Sulthony Hasanuddin | 7 September 2024, 14:34 WIB

AKURAT.CO Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memutuskan untuk menunda peluncuran misi sains barunya, ESCAPADE (Escape and Plasma Acceleration and Dynamics Explorers), ke Planet Mars, pada Jumat (6/9/2024).
Misi ESCAPADE akan menggunakan dua wahana antariksa identik untuk mempelajari bagaimana angin surya berinteraksi dengan lingkungan magnetis Mars, yang mendorong pelepasan atmosfer (atmospheric escape) di planet itu.
Misi ESCAPADE dijadwalkan akan diluncurkan paling cepat 13 Oktober 2024, menggunakan roket New Glenn milik Blue Origin dari Space Launch Complex 36 di Cape Canaveral Space Force Station, Florida.
Dikutip dari Xinhua, NASA mengatakan bahwa keputusan penundaan peluncuran tersebut diambil untuk menghindari kendala biaya, jadwal dan teknis yang signifikan.
Dikutip dari Xinhua, NASA mengatakan bahwa keputusan penundaan peluncuran tersebut diambil untuk menghindari kendala biaya, jadwal dan teknis yang signifikan.
Terkait kemungkinan mengeluarkan bahan bakar dari pesawat antariksa jika terjadi penundaan peluncuran, yang dapat disebabkan oleh sejumlah faktor.
Kesejajaran Bumi dan Mars membatasi jendela waktu untuk peluang peluncuran ESCAPADE ke Planet Merah.
Kesejajaran Bumi dan Mars membatasi jendela waktu untuk peluang peluncuran ESCAPADE ke Planet Merah.
Ini berarti perubahan kecil pada jadwal dapat mengakibatkan penundaan peluncuran selama berbulan-bulan, ungkap NASA.
Tim misi ini sedang menganalisis jendela waktu yang lebih besar untuk peluang peluncuran tersebut.
Tim misi ini sedang menganalisis jendela waktu yang lebih besar untuk peluang peluncuran tersebut.
NASA dan Blue Origin juga sedang membahas peluang tambahan untuk meluncurkan pesawat antariksa ke Mars paling cepat pada musim semi 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








