Mengejutkan! Brandoville Studios Indonesia Diduga Lakukan Kekerasan Terhadap Karyawan

AKURAT.CO Brandoville Studios, sebuah studio game dari Indonesia, diduga lakukan kekerasan terhadap karyawan di tempat kerja setelah studio ini ditutup pada pertengahan Agustus lalu.
Tuduhan bahwa Brandoville Studios Indonesia terlibat dalam kekerasan terhadap karyawan muncul setelah salah satu mantan karyawan mengungkapkan kondisi kerja yang buruk serta berbagai pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di perusahaan tersebut.
Baca Juga: Neuralink Kenbali Sukses Implan Otak Manusia, Pasien Bisa Desain 3D dan Main Game
Seorang pengguna Twitter bernama Bisher Dokkmak membeberkan berbagai bukti mengenai pelecehan yang dialaminya dan rekan-rekannya di bawah kepemimpinan Cherry Lai, Co-Owner Brandoville dan istri CEO, Ken Lai.
"Kesaksian dari mantan karyawan lain yang tidak akan disebutkan namanya Ini benar-benar mengerikan," jelas akun @Bisher_d790, dikutip pada Kamis (12/9/2024).
Bukti-bukti tersebut juga mengungkap tindakan yang mengerikan, termasuk pemaksaan kepada karyawan untuk menampar diri sendiri sebagai bentuk hukuman, bahkan direkam dalam video WhatsApp.
Selain itu, karyawan juga melaporkan mengalami pelecehan verbal, dipermalukan di depan umum, dan dipaksa bekerja melebihi jam kerja yang ditentukan.
Kasus yang paling mencolok adalah pelarangan bagi karyawan untuk mengambil cuti saat orang tua mereka meninggal, serta tuntutan untuk membayar biaya dinas dan alat kerja menggunakan uang pribadi, padahal seharusnya menjadi tanggung jawab perusahaan.
Ada juga laporan tentang pemaksaan karyawan untuk mengundurkan diri serta pemecatan yang dilakukan secara tidak sah.
Kejadian ini telah menyebabkan Brandoville Studios menerima kecaman luas di berbagai media sosial. Namun, ini bukan kali pertama studio tersebut menghadapi sorotan negatif.
Sebelumnya, Brandoville Studios tersebut juga dikecam karena kondisi kerja yang buruk dan segala macam pelanggaran pada tahun 2021 berkat video yang mengungkap People Make Games.
Bahkan setelah video tersebut, Brandoville Studios berakhir menjadi lebih buruk dari sebelumnya selama tiga tahun berturut-turut sebelum ditutup bulan lalu.
Baca Juga: Sinopsis Film Borderlands, Kisah Aksi yang Diadaptasi dari Game dan Dinilai Gagal!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









