Mozilla Pangkas 30% Karyawan dan Hapus Divisi Advokasi

AKURAT.CO Mozilla Foundation baru saja mengumumkan pengurangan tenaga kerja sekitar 30 persen dan penutupan divisi advokasi dan program globalnya.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari penyesuaian strategis organisasi. Mozilla, yang dikenal dengan peramban web Firefox, selama ini memperjuangkan prinsip internet yang bebas dan terbuka.
Namun, dengan dihapusnya divisi advokasi ini, dampak dari upaya tersebut mungkin berkurang di masa depan. Meski begitu, Mozilla menegaskan bahwa misi untuk menjaga internet tetap terbuka tetap menjadi prioritas utama.
"Kami meninjau kembali bagaimana kami mengejar pekerjaan itu, bukan menghentikannya," jelas Brandon Borrman, kepala komunikasi Mozilla Foundation, dikutip dari Theverge.com, Rabu (6/11/2024).
Ini merupakan putaran kedua pemutusan kerja Mozilla pada tahun 2024. Sebelumnya, pada bulan Februari, Mozilla Corporation juga melakukan PHK terhadap sekitar 60 pekerja untuk mengalihkan fokus pada pengembangan Firefox dan AI.
Dalam pesan internal pada 30 Oktober, Nabhia Syed, Direktur Eksekutif Mozilla, menjelaskan bahwa langkah ini diperlukan untuk menjaga fokus organisasi dalam menghadapi tantangan masa depan.
"Menavigasi waktu yang kacau dan mengganggu ini membutuhkan fokus laser dan terkadang mengucapkan selamat tinggal pada pekerjaan luar biasa yang telah membawa kita sejauh ini karena itu tidak akan membawa kita ke puncak berikutnya," tulis Syed di sebuah situs berita investigasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







