Roblox Perketat Aturan untuk Lindungi Anak-anak di Bawah 13 Tahun

AKURAT.CO Roblox, platform permainan online populer, kini melarang anak-anak di bawah usia 13 tahun mengirim pesan pribadi secara langsung tanpa izin orang tua.
Kebijakan ini mulai diterapkan pada Senin (18/11/2024) dan diharapkan selesai sepenuhnya pada Maret 2025. Hal ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menciptakan lingkungan bermain yang lebih aman bagi pengguna muda.
Secara default, anak-anak di bawah 13 tahun tidak akan bisa mengirim pesan pribadi kecuali orang tua atau wali yang telah diverifikasi memberikan izin. Namun, mereka masih dapat berpartisipasi dalam percakapan publik di dalam permainan.
Orang tua juga akan memiliki kontrol lebih terhadap akun anak mereka, seperti memantau daftar teman, membatasi waktu bermain dan mengelola aktivitas. Untuk mengakses fitur kontrol ini, orang tua perlu memverifikasi identitas mereka melalui dokumen resmi atau kartu kredit.
Menurut Matt Kaufman, Kepala Keamanan Roblox, platform ini memiliki lebih dari 88 juta pemain aktif setiap hari. Ribuan karyawan dikhususkan untuk menjaga keamanan platform.
"Seiring platform kami berkembang dalam skala, kami selalu menyadari bahwa pendekatan kami terhadap keamanan harus berkembang bersamanya," ujarnya, dikutip dari Bbc.com, Rabu (20/11/2024).
Roblox juga mengganti rekomendasi usia dengan label konten, seperti minimal, sedang, hingga terbatas. Secara default, anak-anak di bawah sembilan tahun hanya dapat mengakses permainan dengan label 'minimal' atau 'ringan'.
Untuk permainan dengan label 'terbatas', pengguna harus berusia minimal 17 tahun dan memverifikasi identitas mereka.
Richard Collard dari NSPCC, lembaga amal anak-anak Inggris, menyebut kebijakan ini sebagai langkah positif. Namun, ia menekankan pentingnya sistem verifikasi usia yang efektif agar aturan ini benar-benar melindungi anak-anak.
Perubahan ini juga dilakukan untuk mematuhi Undang-Undang Keamanan Online di Inggris, yang mewajibkan platform digital melindungi anak-anak dari konten ilegal atau berbahaya.
Pengawas Ofcom akan mulai mengawasi implementasi aturan ini dan memberi sanksi pada perusahaan yang gagal memenuhi standar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








