AKURAT.CO Meta berencana memasuki pasar robotika dengan mengembangkan perangkat keras robot humanoidnya sendiri yang didukung kecerdasan buatan (AI).
Perusahaan ini ingin menjadi pemain utama dalam industri robo-tech dengan membangun teknologi inti bagi robot masa depan. Langkah ini akan dipimpin oleh divisi perangkat keras baru di Reality Labs, unit yang sebelumnya mengembangkan kacamata pintar Quest VR dan Ray-Ban.
Fokus awal Meta adalah menciptakan robot yang dapat membantu pekerjaan rumah tangga. Meski belum ada rencana konkret untuk menghadirkan robot pelayan bermerek Meta, kemungkinan tersebut masih terbuka.
Untuk mempercepat inovasi, Meta telah berdiskusi dengan perusahaan robotika seperti Unitree Robotics dan Figure AI Inc. Mereka berencana memanfaatkan teknologi sensor, perangkat lunak, serta sistem komputasi yang telah dikembangkan dalam proyek Reality Labs dan kendaraan otonom.
Selain itu, divisi baru ini juga akan menetapkan standar keamanan bagi robot humanoid.
Andrew Bosworth, CTO Meta, dalam memo internalnya menyatakan bahwa investasi di Reality Labs dan AI saling melengkapi dalam pengembangan robotika.
Ia menambahkan bahwa ekspansi ini akan meningkatkan nilai Meta AI serta program realitas campuran dan augmented reality (AR) perusahaan.
Di sisi lain, Meta baru saja melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) global yang berdampak pada sekitar 4.000 karyawan di AS, Eropa dan Asia.
Dikutip dari Sea.mashable, Senin (17/2/2025), langkah ini merupakan bagian dari strategi efisiensi perusahaan yang semakin mengandalkan AI.
Sebelumnya, Meta juga telah mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk pengembangan AI generatif serta mempercepat perekrutan insinyur pembelajaran mesin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









