Tingkatkan Efisiensi, Cina Gunakan AI DeepSeek di Pemerintah Daerah dan Pelabuhan

AKURAT.CO Cina mulai mengadopsi kecerdasan buatan (AI) DeepSeek di pemerintah daerah dan pelabuhan utama untuk mendukung pengambilan keputusan dan meningkatkan efisiensi layanan.
Tiga pelabuhan utama di Cina, termasuk Pelabuhan Ningbo-Zhoushan, telah mulai atau berencana menggunakan DeepSeek untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan.
Selain itu, beberapa pemerintah kota telah memberikan panduan kepada staf mereka tentang cara menggunakan DeepSeek dalam pengambilan keputusan, analisis dan pemecahan masalah.
Di Zhengzhou, ibu kota Provinsi Henan, kepala Partai Komunis setempat, An Wei, mendorong penggunaan AI untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih ilmiah.
Sementara itu, di Laibin, Guangxi, para pejabat menginstruksikan staf untuk belajar dan memanfaatkan teknologi AI dalam tugas sehari-hari.
Dikutip dari Trtworld, Minggu (23/2/2025), langkah Cina mengadopsi DeepSeek dinilai strategis dalam menghadapi persaingan global di industri AI.
DeepSeek sendiri telah menarik perhatian dunia karena kemampuannya menyaingi ChatGPT buatan OpenAI dengan biaya lebih rendah.
Popularitasnya pun melonjak di toko aplikasi seluler global, bahkan mengungguli ChatGPT di beberapa wilayah, termasuk Amerika Serikat (AS).
Namun, DeepSeek menghadapi hambatan di beberapa negara. Korea Selatan melarang penggunaannya karena masalah privasi data, sementara Australia melarang penggunaannya di kalangan pejabat pemerintah.
Selandia Baru juga mengikuti jejak Korea Selatan dan Australia dengan melarang penggunaan DeepSeek serta aplikasi asal Cina lainnya, seperti WeChat dan CapCut, oleh anggota parlemen.
Dengan potensi besar yang dimiliki DeepSeek, Cina berharap dapat meningkatkan efisiensi pemerintahan dan daya saing di industri AI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








