TNI Bakal Tangani Ancaman Siber Sesuai Revisi UU, Ini Fokus Utamanya

AKURAT.CO TNI akan berperan dalam menghadapi berbagai ancaman siber sesuai revisi Undang-Undang (UU) TNI yang telah disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang menjelaskan bahwa ancaman yang ditangani mencakup serangan terhadap sistem pertahanan dan komando militer, termasuk peretasan, sabotase digital dan pencurian data strategis.
Selain itu, TNI juga akan menangani serangan siber terhadap infrastruktur kritis nasional, seperti jaringan listrik, telekomunikasi dan transportasi yang dapat mengganggu stabilitas negara.
"Termasuk serangan siber dari aktor negara atau non-negara yang dapat berdampak pada keamanan nasional, baik dalam bentuk spionase maupun cyber warfare," ujar Frega, saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Ancaman lainnya adalah serangan siber dari aktor negara maupun non-negara yang dapat berdampak pada keamanan nasional, seperti spionase dan perang siber.
Meski begitu, Frega menegaskan bahwa peran TNI dalam domain siber bersifat defensif dan strategis untuk mendukung pertahanan negara, tanpa tumpang tindih dengan tugas lembaga lain seperti Kementerian Kominfo, BSSN dan Polri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







