Akurat
Pemprov Sumsel

Instagram Batasi Akses Siaran Langsung untuk Remaja, Akun Remaja Kini Hadir di Facebook dan Messenger

Petrus C. Vianney | 11 April 2025, 20:25 WIB
Instagram Batasi Akses Siaran Langsung untuk Remaja, Akun Remaja Kini Hadir di Facebook dan Messenger

AKURAT.CO Meta kembali memperkuat fitur keselamatan digital bagi pengguna muda. Mulai 8 April 2025, remaja di bawah usia 16 tahun tidak lagi bisa melakukan siaran langsung di Instagram tanpa persetujuan orang tua.

Keputusan ini merupakan bagian dari pembaruan sistem Akun Remaja yang kini diperluas ke Facebook dan Messenger. Selain pembatasan untuk siaran langsung, Meta juga mewajibkan izin orang tua jika remaja ingin menonaktifkan filter moderasi yang menyamarkan konten sensitif.

Tara Hopkins, Direktur Kebijakan Publik Global Instagram, menjelaskan bahwa semua fitur baru ini dibangun berdasarkan kerangka perlindungan anak. Akun Remaja akan menjadi wadah utama bagi pengaturan keselamatan pengguna muda di seluruh platform Meta.

Sejak peluncuran Akun Remaja tahun lalu, lebih dari 54 juta akun remaja telah beralih ke sistem ini, dengan 97 persen pengguna berusia di bawah 16 tahun tetap menggunakan pengaturan default yang lebih ketat.

Sementara itu, pengguna remaja berusia 13 hingga 15 tahun memerlukan persetujuan orang tua untuk mengubah pengaturan, sedangkan pengguna di atas 16 tahun memiliki kendali yang lebih fleksibel.

Akun Remaja diatur secara otomatis ke mode privat, dengan pembatasan pengiriman pesan, pengaturan waktu layar dan pengurangan iklan tertarget. Pengguna baru langsung dimasukkan ke dalam sistem ini, sementara pengguna lama masih dalam proses migrasi.

Meta juga tengah mengembangkan teknologi AI untuk mendeteksi akun remaja secara lebih akurat, termasuk mereka yang salah memasukkan tanggal lahir.

Kebijakan ini muncul di tengah kritik terhadap Meta terkait penyebaran konten berbahaya bagi remaja, sebagaimana dikutip dari Sea Mashable, Rabu (9/4/2025).

Meski memperketat perlindungan anak, Meta justru dikritik karena memangkas sejumlah upaya moderasi konten seperti pengurangan tim pemeriksa fakta dan program anti-kebencian.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.