OpenAI Tarik Pembaruan GPT-4o karena Chatbot Terlalu Menjilat

AKURAT.CO OpenAI menarik kembali pembaruan terbaru GPT-4o di ChatGPT setelah banyak keluhan soal kepribadian chatbot yang dianggap terlalu menjilat dan tidak natural.
CEO OpenAI, Sam Altman, menyebut bahwa rollback dimulai sejak Senin (28/4/2025) malam dan kini sudah 100 persen diterapkan untuk pengguna gratis.
Sementara untuk pengguna berbayar, pembaruan akan dikembalikan ke versi sebelumnya 'semoga hari ini'.
"Kami sedang mengerjakan perbaikan tambahan untuk kepribadian model dan akan membagikan lebih banyak lagi dalam beberapa hari mendatang," kata Altman di platform X, dikutip Kamis (1/5/2025).
OpenAI sebelumnya memperkenalkan pembaruan GPT-4o dengan janji peningkatan kecerdasan dan kepribadian. Namun, tanggapan pengguna menunjukkan chatbot terasa terlalu dibuat-buat.
Altman sendiri mengakui hal ini, menyebut gaya chatbot seperti kebanyakan lapisan gula dan menjanjikan perbaikan.
Versi sebelumnya kini sudah bisa diakses kembali dengan respons yang lebih seimbang dan natural.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








