Meta Kembangkan Kacamata AI dengan Fitur Pengenalan Wajah, Picu Kekhawatiran Privasi

AKURAT.CO Meta kembali menarik perhatian melalui pengembangan kacamata AI terbarunya. Perangkat ini kini dilengkapi dengan fitur pengenalan wajah yang canggih.
Dua model terbaru yang diberi nama kode Aperol dan Bellini ini dilaporkan memiliki teknologi 'penginderaan super'. Teknologi tersebut memanfaatkan kamera dan sensor AI untuk mengenali wajah serta merekam aktivitas pemakainya sepanjang hari.
Sebelumnya, Meta sempat membatalkan fitur pengenalan wajah pada kacamata Ray-Ban Meta generasi pertama. Keputusan itu diambil karena adanya pertimbangan etika terkait privasi pengguna.
Namun, Meta kini mengaktifkan kembali teknologi pengenalan wajah tersebut. Langkah ini didorong oleh kebijakan yang lebih longgar dari Komisi Perdagangan Federal (FTC) di bawah pemerintahan AS sebelumnya, sebagaimana dikutip dari The Information, Senin (12/5/2025).
Fitur pengenalan wajah ini bersifat opt-in dan hanya aktif jika disetujui pemakai. Meta juga mempertimbangkan indikator khusus untuk menunjukkan saat fitur ini aktif, seperti lampu kecil pada kacamata AI.
Saat ini, fitur AI langsung di kacamata Meta hanya bisa digunakan sekitar 30 menit karena keterbatasan baterai. Namun, Meta sedang mengembangkan teknologi agar dapat bertahan lebih lama dan tetap aktif selama berjam-jam.
Tren ini merupakan bagian dari fenomena yang lebih luas di dunia teknologi. Banyak perusahaan kini memanfaatkan ledakan AI untuk mengumpulkan data pengguna secara lebih mendalam.
Perusahaan seperti Perplexity, OpenAI, hingga Worldcoin juga ikut mengembangkan teknologi serupa. Tujuannya adalah untuk mengakses dan memanfaatkan data pribadi dalam melatih model AI-nya.
Langkah Meta ini menimbulkan kekhawatiran baru soal batas privasi dan potensi pengawasan di era kecerdasan buatan. Persaingan industri dalam mengumpulkan data juga dinilai makin mengancam privasi pengguna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








