Akurat
Pemprov Sumsel

AS Pertimbangkan Cabut Izin Khusus, Pabrik Chip Samsung, TSMC dan SK hynix di China Terancam

Petrus C. Vianney | 23 Juni 2025, 21:40 WIB
AS Pertimbangkan Cabut Izin Khusus, Pabrik Chip Samsung, TSMC dan SK hynix di China Terancam

AKURAT.CO Pemerintah Amerika Serikat sedang mempertimbangkan pembatasan baru yang bisa menghambat operasional produsen chip global di China. Hal ini berpotensi berdampak pada perusahaan seperti Samsung, TSMC dan SK hynix.

Upaya ini mencakup kemungkinan pencabutan program otorisasi pengguna akhir yang divalidasi (VEU). Selama ini, VEU mempermudah ketiga perusahaan memasok alat pembuat chip ke pabrik mereka di China.

Langkah ini masih bersifat antisipatif dan hanya berlaku jika kesepakatan dagang AS-Tiongkok gagal. Saat ini belum ada keputusan resmi, namun pemerintah AS sedang mengkaji dampaknya dan menyiapkan langkah cadangan.

Dikutip dari Tom's Hardware, Minggu (22/6/2025), VEU sebelumnya diberikan sebagai pengecualian dari aturan pembatasan ekspor alat semikonduktor ke Tiongkok. Kebijakan ini mulai berlaku sejak akhir 2022.

Izin ini membuat Samsung, SK hynix dan TSMC tetap mengimpor peralatan produksi dari perusahaan AS tanpa izin ekspor tambahan. Syaratnya, mereka tidak boleh bekerja sama dengan militer atau intelijen Tiongkok.

VEU memudahkan proses pengiriman alat dari perusahaan semikonduktor AS seperti Applied Materials, KLA dan Lam Research ke pelanggan mereka di China. Tanpa izin ini, pengiriman bisa tertunda dan proses bisnis menjadi kurang pasti.

Gedung Putih menyebut kebijakan ini sebagai langkah pencegahan jika hubungan dagang AS-Tiongkok memburuk. Meski belum ada rencana mencabut izin VEU, pemerintah ingin tetap memiliki opsi jika situasi berubah.

Departemen Perdagangan AS menyatakan bahwa jika VEU dicabut, Samsung dan TSMC tetap bisa beroperasi di China. Namun, mereka wajib mengikuti aturan ekspor yang sama seperti perusahaan AS.

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini bukan untuk menargetkan perusahaan tertentu. Tujuannya adalah menciptakan sistem yang adil dan seragam bagi semua pihak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.