Pajak Digital Rugikan Raksasa Teknologi AS, Trump Hentikan Negosiasi Dagang dengan Kanada

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan semua pembicaraan dagang dengan Kanada akibat pajak digital. Pajak ini menyasar perusahaan teknologi AS seperti Google, Amazon dan Meta.
Kanada menerapkan pajak digital 3 persen sejak tahun lalu. Kebijakan ini ditargetkan menghasilkan 5,9 miliar dolar Kanada dalam lima tahun.
Pajak ini dikenakan atas pendapatan layanan digital yang diberikan kepada warga Kanada. Kebijakan tersebut menyasar perusahaan teknologi besar dunia.
Upaya Kanada dikritik Washington karena dianggap memberatkan raksasa teknologi AS secara tidak adil. Asosiasi Industri Komputer & Komunikasi menyebut perusahaan AS bisa membayar miliaran dolar ke Kanada pada 30 Juni 2025.
Trump menyebut pajak digital itu 'menggelikan' dan mengumumkan di Truth Social bahwa semua pembicaraan dagang dengan Kanada dihentikan. Ia juga menegaskan Kanada akan menerima tarif balasan baru dari AS.
"Kami dengan ini mengakhiri SEMUA diskusi tentang Perdagangan dengan Kanada, segera berlaku," tulis Trump dalam postingannya, dikutip Senin (30/6/2025).
Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent berharap Kanada mencabut pajak tersebut untuk memperbaiki hubungan. AS juga akan menyelidiki dampak teknologi dan ekonomi lewat Perwakilan Perdagangan.
Di sisi lain, AS dan Tiongkok menunjukkan kemajuan dalam kerja sama teknologi dan perdagangan. Keduanya sepakat melanjutkan perjanjian ekspor tanah jarang, bahan penting untuk kendaraan listrik, chip, dan alat pertahanan.
Tiongkok, sebagai produsen utama tanah jarang global, setuju mempercepat proses ekspor untuk perusahaan AS. Sebagai gantinya, AS akan mencabut sejumlah pembatasan teknologi terhadap Tiongkok.
"Pihak AS akan membatalkan serangkaian tindakan pembatasan terhadap Tiongkok," tambahnya, dikutip dari News of Bahrain.
Kebijakan ini diharapkan memperkuat rantai pasok teknologi global. Selain itu, turut menjaga stabilitas industri perangkat digital ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








