AKURAT.CO Indonesia Investment Authority (INA), lembaga pengelola dana abadi negara, menegaskan komitmennya untuk memperkuat infrastruktur teknologi digital nasional dengan menyalurkan investasi besar di sektor data center, kecerdasan buatan, serta layanan kesehatan.
Mengutip Reuters pada Rabu (17/9/2025) INA bersama mitra internasional menyiapkan investasi lebih dari US$1,2 miliar untuk proyek-proyek strategis. Data center menjadi fokus utama, seiring meningkatnya kebutuhan penyimpanan dan pemrosesan data akibat lonjakan layanan digital. Selain itu, AI di sektor kesehatan dinilai akan berperan penting untuk meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus menekan biaya medis.
Investasi ini juga dipandang sebagai upaya memperkuat kedaulatan digital Indonesia, sehingga data warga tidak sepenuhnya bergantung pada infrastruktur asing. Dalam jangka panjang, langkah ini diharapkan dapat mendukung transformasi digital nasional, mulai dari layanan publik hingga pertumbuhan startup teknologi.
Dengan semakin besarnya peran data dalam perekonomian global, strategi INA bisa menjadi pondasi penting agar Indonesia tidak sekadar menjadi pasar pengguna teknologi, melainkan juga pemain yang memiliki kendali atas infrastrukturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









