Polisi Imbau Anak-anak Hentikan Lelucon Tren AI Pria Tunawisma di TikTok

AKURAT.CO Polisi di Amerika Serikat meminta anak-anak menghentikan tren lelucon pria tunawisma buatan kecerdasan buatan (AI) yang viral di TikTok. Aksi ini dinilai bisa memicu kepanikan dan mengganggu ketertiban masyarakat.
Tren tersebut menggunakan fitur AI di Snapchat untuk menciptakan sosok pria lusuh yang tampak berada di dalam rumah. Gambar itu kemudian dikirim kepada orang tua sebagai bentuk lelucon yang kini ramai dibagikan di media sosial.
Dalam video tersebut, anak-anak berpura-pura mengizinkan pria asing masuk ke rumah untuk beristirahat atau minum air. Reaksi panik orang tua lalu direkam dan diunggah ke TikTok hingga ditonton jutaan kali.
Namun, tren ini menimbulkan masalah serius ketika orang tua menganggap situasi itu nyata dan melapor ke polisi. Pihak kepolisian menyebut laporan semacam ini dianggap sebagai situasi darurat, karena berpotensi melibatkan ancaman di rumah.
"Itu bahkan bisa menyebabkan respons SWAT," ujar Andy McKinney selaku Komandan Divisi Patroli Polisi Round Rock, dikutip dari TheVerge, Senin (13/10/2025).
Departemen Kepolisian Salem, Massachusetts, memperingatkan bahwa tren ini dianggap tidak manusiawi terhadap para tunawisma. Selain itu, aksi tersebut juga membuang waktu dan sumber daya kepolisian yang seharusnya digunakan untuk menangani kasus nyata.
Mereka menegaskan bahwa petugas tidak tahu panggilan seperti itu hanyalah lelucon, sehingga bisa menimbulkan situasi berbahaya. Karena itu, polisi meminta anak-anak menghentikan tren ini demi menjaga keamanan semua pihak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







