Kenali Bahaya Ketergantungan pada Media Sosial terhadap Kesehatan Mental

AKURAT.CO Media sosial awalnya diciptakan untuk menghubungkan manusia. Kini, ia justru kerap menjadi sumber stres, kecemasan, bahkan depresi. Banyak penelitian menunjukkan hubungan kuat antara penggunaan berlebihan media sosial dan menurunnya kesejahteraan psikologis, terutama di kalangan remaja.
Algoritma media sosial dirancang untuk membuat pengguna terus terlibat. Setiap “like” atau notifikasi kecil melepaskan dopamin di otak, menciptakan efek candu seperti perjudian ringan. Akibatnya, banyak orang tanpa sadar menghabiskan waktu berjam-jam scrolling tanpa tujuan.
Dampaknya nyata, kurang tidur, menurunnya fokus, meningkatnya perasaan tidak cukup baik, serta kecemasan sosial karena perbandingan diri dengan orang lain.
Namun bukan berarti media sosial harus dihindari sepenuhnya. Dengan kontrol diri, kamu bisa menjadikannya alat produktif.
Batasi waktu penggunaan harian, unfollow akun yang menimbulkan stres, dan isi feed dengan konten edukatif atau positif. Intinya, media sosial bukan musuh, tapi alat yang perlu dikendalikan, bukan dikendalikan olehnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






