Alibaba Cloud Diakui Forrester sebagai Pemimpin Infrastruktur AI Global 2025

AKURAT.CO Alibaba Cloud dinobatkan sebagai pemimpin infrastruktur kecerdasan buatan (AI) untuk segmen institusional dalam laporan Forrester Wave: AI Infrastructure Solutions Q4 2025. Pengakuan ini menegaskan posisi Alibaba Cloud di tengah persaingan penyedia infrastruktur AI global.
Dalam laporan tersebut, Alibaba Cloud masuk lima besar dari total 13 vendor dunia yang dievaluasi. Perusahaan meraih skor tertinggi pada berbagai aspek penawaran saat ini.
Kriteria penilaian mencakup konfigurasi sistem, pengelolaan data dan manajemen operasional. Aspek lain seperti toleransi kesalahan, efisiensi, serta lingkungan penerapan juga mendapatkan nilai maksimal.
Forrester turut menilai strategi institusional Alibaba Cloud unggul dibanding pesaing. Penilaian tertinggi diberikan pada peta jalan produk serta fleksibilitas dan transparansi harga.
Laporan itu menyoroti pendekatan sistematis Alibaba Cloud dalam membangun dan meningkatkan arsitektur infrastrukturnya. Strategi tersebut dinilai mampu mengantisipasi lonjakan kebutuhan seiring meluasnya adopsi AI.
Kebijakan harga yang sederhana dan mudah dipahami disebut mempermudah pelanggan dalam mengadopsi layanan. Hal ini dinilai membantu operasional AI berjalan lebih efisien di lingkungan perusahaan.
"Kami membangun fondasi penting yang dibutuhkan perusahaan untuk memanfaatkan potensi transformatif AI," ujar Jiangwei Jiang selaku Peneliti Senior dan Manajer Umum Produk Infrastruktur Alibaba Cloud Intelligence, dalam keterangan resminya, Jumat (9/1/2026).
Sebelumnya, Alibaba Cloud mengumumkan rencana investasi besar untuk memperkuat komputasi awan dan infrastruktur AI. Hal ini diarahkan untuk mendukung teknologi generasi berikutnya serta mendorong inovasi bagi perusahaan dan pengembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






