Grab Hadirkan GrabKeluarga Fitur Remaja, Bantu Anak Bepergian Mandiri Lebih Aman

AKURAT.CO Grab Indonesia menghadirkan GrabKeluarga Fitur Remaja, layanan yang dirancang untuk membantu remaja usia 13–18 tahun bepergian secara lebih mandiri dengan tetap berada dalam pendampingan digital orang tua.
Fitur ini hadir sebagai respons terhadap kebutuhan keluarga yang ingin memberikan ruang bagi anak untuk belajar mandiri, namun tetap memastikan keamanan selama perjalanan. Grab menyebut inovasi tersebut menjadi yang pertama di Asia Tenggara dengan perlindungan keamanan menyeluruh bagi mobilitas remaja.
Berdasarkan Survei Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, sekitar 63 persen remaja Indonesia berusia 13–18 tahun masih berangkat ke sekolah menggunakan kendaraan pribadi atau diantar orang tua. Sementara itu, hanya sekitar 7,7 persen yang menggunakan transportasi umum secara mandiri, termasuk layanan ride-hailing.
GrabKeluarga Fitur Remaja Dilengkapi Beragam Fitur Keamanan
Head of Strategy, Integrated Marketing Communication, Transport, OVO & Bank Grab Indonesia, Asep Haekal, mengatakan proses membangun kemandirian remaja membutuhkan keseimbangan antara kepercayaan dan pendampingan.
"Kemandirian remaja tidak terjadi dalam satu hari. Ada proses membangun kepercayaan antara orang tua dan anak, dan teknologi dapat membantu menjembatani proses tersebut. Melalui GrabKeluarga Fitur Remaja, kami ingin membantu keluarga memberi ruang bagi anak untuk belajar bepergian mandiri, dengan tetap menghadirkan lapisan keamanan, pemantauan, dan komunikasi yang membuat orang tua lebih tenang," ujar Asep Haekal.
Grab menjelaskan, GrabKeluarga Fitur Remaja dibekali sejumlah fitur keamanan yang dirancang untuk memberikan perlindungan selama perjalanan.
Fitur tersebut meliputi PIN Verification untuk memastikan remaja memasuki kendaraan yang benar, Trip Monitoring agar orang tua dapat memantau perjalanan secara real time, serta Three-Way Chat yang memungkinkan komunikasi antara orang tua, anak, dan mitra pengemudi dalam satu ruang percakapan.
Selain itu, tersedia Emergency Help dan Always-on AudioProtect khusus layanan GrabCar sebagai perlindungan tambahan selama perjalanan.
Orang tua juga dapat memanfaatkan fitur Book on Behalf untuk memesankan perjalanan bagi anak, serta Family Payment Method agar pembayaran perjalanan lebih praktis dalam satu akun keluarga.
Psikolog hingga Kemen PPPA Apresiasi Inovasi Grab
Psikolog Keluarga, Pritta Tyas, M.Psi., Psikolog, mengatakan kekhawatiran orang tua saat anak mulai bepergian sendiri merupakan hal yang wajar.
"Saat remaja mulai meminta lebih banyak kebebasan, orang tua tetap perlu hadir untuk mendampingi proses tersebut sesuai dengan usia dan kesiapan anak. Pendampingan juga dapat dilakukan melalui pemanfaatan teknologi, seperti GrabKeluarga Fitur Remaja, yang membantu orang tua tetap terinformasi tanpa mengurangi ruang bagi remaja untuk belajar mandiri," ujar Pritta.
Hal senada disampaikan aktor sekaligus orang tua, Tora Sudiro, yang mengaku fitur tersebut membantunya memantau perjalanan anak.
"Kami ingin anak belajar mandiri dan punya ruang untuk berkembang, tetapi di saat yang sama tetap ada rasa khawatir ketika tidak bisa selalu mendampingi anak secara langsung. GrabKeluarga Fitur Remaja sangat membantu saya untuk tetap terinformasi dan memantau perjalanan anak dengan lebih tenang, di mana pun saya berada," kata Tora.
Sementara itu, Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Titi Eko Rahayu, mengapresiasi hadirnya inovasi tersebut.
"Upaya seperti GrabKeluarga menunjukkan bagaimana platform digital dapat turut berkontribusi dalam membangun ekosistem mobilitas yang lebih aman bagi anak, remaja, keluarga, dan masyarakat luas," ujarnya.
Grab mengungkapkan, sejak diluncurkan pada Desember 2025, layanan GrabKeluarga telah digunakan lebih dari 70 ribu pengguna untuk memesan sekaligus memantau perjalanan anggota keluarga melalui satu aplikasi.
Menutup keterangannya, Asep Haekal menegaskan Grab akan terus menghadirkan inovasi yang mendukung kebutuhan keluarga modern.
"Grab terus berupaya menghadirkan inovasi yang mendukung mobilitas remaja yang lebih aman, praktis, dan terhubung. Dengan dukungan teknologi yang tepat, kami ingin membantu keluarga menjalani proses ini dengan lebih percaya diri: anak dapat belajar mandiri secara bertahap, sementara orang tua tetap merasa tenang dan terinformasi," tutup Haekal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








