Akurat
Pemprov Sumsel

Volume Lalu Lintas di Tol Regional Nusantara Naik 8,2 Persen pada Malam Tahun Baru 2025

Hefriday | 1 Januari 2025, 16:13 WIB
Volume Lalu Lintas di Tol Regional Nusantara Naik 8,2 Persen pada Malam Tahun Baru 2025

AKURAT.CO Jasa Marga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) melaporkan adanya peningkatan signifikan volume lalu lintas (lalin) kendaraan di seluruh ruas tol Regional Nusantara pada malam tahun baru 2025. Kenaikan ini mencapai 8,2% dibandingkan kondisi normal.

Senior General Manager Jasa Marga Nusantara Tollroad Regional Division, Tyas Pramoda Wardhani, mengungkapkan bahwa pada malam pergantian tahun, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 174.266 unit. Angka ini lebih tinggi dibandingkan volume lalu lintas normal sebanyak 161.054 kendaraan.

“Menghadapi peningkatan lalin dalam libur tahun baru 2025, JNT mengimbau pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima serta laik jalan,” ujar Tyas dalam keterangannya, Rabu (1/1/2025).

Asal tahu, Jasamarga Nusantara Tollroad (JNT) Regional Division adalah salah satu divisi regional Jasa Marga yang meliputi jaringan jalan tol yang berada di provinsi Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Bali.

Adapun jaringan jaln tol dimaksud yakni Tol Belmera (Belawan-Medan-Tanjung Morawa) 42,7 km, Tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi 61,7 km, Tol Balikpapan-Samarinda 92,27 km, Tol Manado-Bitung 39,9 km dan Tol Bali Mandara (Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa) 12,7 km.

Baca Juga: Libur Natal 2024: Jasa Marga Catat 467 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek

Tyas juga memberikan beberapa saran penting bagi para pengguna jalan tol untuk memastikan perjalanan tetap lancar dan nyaman. Pengguna jalan diminta mempersiapkan perbekalan selama perjalanan, seperti makanan, minuman, peralatan ibadah, dan obat-obatan pribadi. Selain itu, ia menekankan pentingnya mengisi bahan bakar minyak (BBM) secara penuh sebelum memulai perjalanan.

Tidak hanya itu, pengguna jalan juga diimbau untuk mengecek tarif tol dan memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol. Dengan demikian, mereka dapat menghindari kendala di gerbang tol akibat saldo yang kurang.

Dalam upaya mengurangi kepadatan lalu lintas, Tyas merekomendasikan agar para pengendara merencanakan waktu dan rute perjalanan dengan bijak. Salah satu caranya adalah dengan menghindari waktu puncak arus mudik dan balik.

“Pengendara juga diharapkan untuk mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan,” tambah Tyas. Ia menekankan pentingnya disiplin berkendara untuk menjaga keselamatan semua pengguna jalan.

JNT juga memberikan perhatian khusus pada penggunaan rest area di sepanjang tol. Para pengendara diminta untuk tidak berlama-lama di rest area, dengan durasi maksimal 30 menit. Hal ini bertujuan untuk mencegah penumpukan kendaraan yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas.

Selain itu, Tyas mengimbau para pengguna rest area untuk menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan posko pelayanan kesehatan yang tersedia jika memerlukan pemeriksaan kesehatan. “Kami juga mendorong pengendara untuk melakukan top up uang elektronik di rest area guna menghindari pengisian ulang di gerbang tol,” imbuhnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa