Kementerian PU Kebut Perbaikan Jalur Pantura, Ruas Juwana-Pati Ditarget Rampung Juni

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pekerjaan preservasi ruas Kudus–Pati–Rembang, khususnya pada Jalan Lingkar Juwana–Pati di Provinsi Jawa Tengah.
Percepatan ini dilakukan guna memperkuat kualitas jalan nasional di koridor Pantai Utara (Pantura) Jawa yang merupakan tulang punggung distribusi logistik nasional.
Menteri PU, Dody Hanggodo menyampaikan, pemerintah berkomitmen menjaga kualitas jalan nasional agar tetap mantap, aman, dan nyaman digunakan masyarakat, terutama pada jalur strategis dengan intensitas lalu lintas tinggi seperti Pantura Jawa.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Brebes Dikebut, Kementerian PU Kejar Target Akhir Juni
“Jalur Pantura merupakan urat nadi konektivitas dan distribusi logistik nasional. Karena itu, kualitas jalan nasional harus tetap terjaga agar aman dilalui masyarakat maupun kendaraan logistik,” kata Dody dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).
Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta saat ini memfokuskan penanganan pada ruas Jalan Lingkar Juwana–Pati sepanjang 990 meter dengan lebar 10,5 meter.
Penanganan dilakukan melalui rekonstruksi perkerasan rigid atau beton pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan cukup berat akibat tingginya beban kendaraan yang melintas setiap hari.
Hingga saat ini progres pekerjaan telah mencapai 85 %, dengan pekerjaan beton rigid sudah selesai, tersisa pekerjaan aspal di atas Jembatan Jeratun dan Jembatan Juwana lama yang ditargetkan selesai di pertengahan juni 2026.
Untuk menjaga mutu pekerjaan, pelaksanaan konstruksi dilakukan dengan target pengecoran harian sebesar 200 m3 dengan total volume mencapai 2.400 m3 serta pengendalian kualitas secara konsisten di lapangan.
Langkah ini penting mengingat ruas Lingkar Juwana–Pati merupakan bagian dari koridor strategis Pantura dengan volume kendaraan tinggi dan dominasi angkutan barang bertonase besar.
Selama pekerjaan berlangsung, BBPJN Jawa Tengah–DI Yogyakarta juga menerapkan rekayasa lalu lintas guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat. Kendaraan kecil seperti minibus dan sepeda motor tetap dapat melintas di sekitar lokasi pekerjaan.
Sementara itu, kendaraan besar dari arah Rembang menuju Pati dilakukan pengaturan khusus, terutama di sekitar Jembatan Jeratun yang mengalami penyempitan karena lebar jembatan hanya 7,5 meter. Adapun arus kendaraan dari arah Pati menuju Rembang tetap difasilitasi sesuai pengaturan petugas di lapangan.
Baca Juga: Kementerian PU Kebut Pembangunan Tol Serpong–Bogor via Parung
Penanganan ruas Lingkar Juwana–Pati merupakan bagian dari Paket Preservasi Jalan Kudus–Pati–Rembang Tahun Anggaran 2025–2027 yang didanai melalui skema SBSN.
Paket pekerjaan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp202,9 miliar dengan total penanganan efektif sepanjang 14,66 kilometer.
Masa pelaksanaan berlangsung selama 540 hari kalender sejak 11 Desember 2025 hingga 3 Juni 2027, dilanjutkan masa pemeliharaan selama 365 hari kalender hingga 2 Juni 2028.
Melalui kegiatan preservasi ini, Kementerian PU berharap kemantapan jalan nasional di koridor Pantura semakin meningkat sehingga konektivitas wilayah, kelancaran distribusi logistik, dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat terus terjaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









