BSI Buka Kantor Cabang Pembantu Jakarta Telkom di Gatsu

AKURAT.CO PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) secara berkelanjutan memperkuat layanan perbankan syariah bagi nasabah, yang kali ini diwujudkan melalui pembukaan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Jakarta Telkom Gatot Subroto, Jakarta.
Direktur Penjualan & Distribusi BSI Anton Sukarna mengatakan, KCP yang berada di Telkom Landmark Tower II tersebut, diharapkan mampu memberikan layanan jasa dan produk perbankan syariah secara lebih maksimal kepada seluruh stakeholder dan masyarakat.
Dengan demikian, kata dia, ke depan, BSI akan semakin kokoh mengambil bagian dalam percepatan pertumbuhan ekonomi nasional dan industri jasa keuangan melalui layanan sistem perbankan syariah.
Baca Juga: BSI Bidik Penyaluran KUR Rp16 T di 2024
Adapun BSI KCP Jakarta Telkom Gatot Subroto merupakan hasil dari relokasi BSI KCP Jakarta Indosat, salah satu dari 132 gerai dan cabang yang dipindah tempatkan oleh perseroan pada tahun 2023. Hal tersebut menurut Anton sebagai bagian dari strategi untuk lebih mengoptimalkan layanan kepada masyarakat.
Relokasi yang BSI lakukan merupakan langkah mewujudkan komitmen BSI untuk semakin dekat dengan masyarakat, menghadirkan produk dan layanan yang berkelanjutan, serta bermanfaat untuk nasabah.
"Selain itu, juga sebagai bukti kesungguhan BSI dalam mewujudkan bank syariah yang inklusif, modern, dan inovatif yang akan menjadi energi kebaikan untuk ekonomi Indonesia," ujar Anton dikutip Senin (15/1/2024).
Anton menambahkan, selain relokasi pembukaan cabang baru masih menjadi salah satu strategi BSI untuk meningkatkan jumlah nasabah dan transaksi di samping penguatan dari sisi digital. Pembukaan cabang baru sendiri dilakukan di lokasi-lokasi yang dianggap strategis dan merupakan relokasi dari beberapa cabang di sekitarnya.
Ini dilakukan untuk memberikan layanan dan pengalaman yang lebih baik kepada para nasabah guna menjadikan BSI sebagai bank yang beyond shariah banking. Selain itu, Anton menyebutkan bahwa BSI juga terus membuka kerja sama dan sinergi dengan berbagai pihak untuk memperkuat dan memperluas layanan perbankan syariah di Indonesia dan dunia.
Upaya ini terus ditempuh BSI sebagai salah satu jalan mewujudkan visi perseroan menjadi Top 10 Global Islamic Bank. Dengan adanya pembukaan BSI KCP Jakarta Telkom Gatot Subroto ini bertujuan meningkatkan layanan bagi 5.866 nasabah serta mendekatkan dengan komunitas pekerja di industri telekomunikasi dan masyarakat di sekitarny.
"BSI berkomitmen terus meningkatkan layanan untuk nasabah yang jumlahnya terus bertumbuh. Transformasi yang konsisten dilakukan oleh seluruh komponen BSI dalam menorehkan kinerja yang membanggakan diharapkan memberikan nilai tambah yang baik bagi negara, pemegang saham maupun umat," imbuh Anton.
Upaya-upaya strategis tersebut tak terlepas pula dari aspirasi perseroan untuk terus tumbuh berkelanjutan. Di mana BSI sendiri sejak berdiri pada awal 2021 selalu membukukan pertumbuhan berkelanjutan.
Adapun per September 2023, BSI menggalang dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp262,12 triliun. Sebanyak 59,63% di antaranya atau Rp156,3 triliun merupakan dana murah atau current account savings account (CASA) yang merupakan tabungan dan giro.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









