AKURAT.CO Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengapresiasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI yang terus meningkatkan fungsi intermediasinya ke Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Pada tahun 2024, BNI sesuai RBB (Rencana Bisnis Bank) mematok pertumbuhan kredit UMKM hingga 12% dari penyaluran tahun 2023 yang sebesar Rp194,5 triliun setara 27,9% dari seluruh kredit tahun 2023 tersalurkan sebesar Rp695 triliun.
"Sangat mengapresiasi BNI yang telah mendampingi pelaku usaha kecil UMKM dan Ultra Mikro dalam rangka meningkatkan daya saing mereka," ujarnya kepada Akurat.co, Rabu (6/3/2024).
Baca Juga: DPR Dukung BNI Perluas Pangsa Pasar Luar Negeri
Ditambahkan, penyaluran kredit UMKM termasuk KUR dari sisi pelayanan dinilai sangat bagus dan sangat membantu mereka terkait bagaimana cara mengelola keuangan dengan baik. Diharapkan mereka penerima KUR baru akan bertambah kreditnya dan tidak lagi jadi nasabah KUR tapi jadi nasabah yang lebih besar.
"Komitmen BNI untuk menyalurkan KUR perlu kita berikan apresiasi, karena merekalah yang bisa mengangkat harkat hidup usaha kecil," imbuh Misabkhun.
Diketahui, penyaluran kredit UMKM BNI 2023 lalu terbagi ke dalam segmen medium, yakni kredit entreprise mencapai Rp59,1 triliun, tubuh 3,9% dari periode tahun lalu yaitu Rp56,8 triliun.
Lalu, segmen komersial menyentuh Rp50,5 triliun atau berubah 9,1% dari yang sebelumnya Rp55,6 triliun.
Sedangkan, untuk segmen mikro alias small terbagi menjadi dua, yakni KUR atau dengan bukan KUR yang masing-masing senilai Rp44,1 triliun dan Rp40,8 triliun, berubah 16,3% dan 8,3% secara tahunan.
Sebelumnya Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo menyebut untuk menjaga kualitas kredit, strategi penyaluran bakal difokuskan pada sektor prioritas, value chain, dan cross selling dengan mengutamakan budaya risiko untuk memperoleh ekspansi kredit yang berkualitas.
Okki menuturkan upaya pemulihan dan penyelesaian kredit bermasalah akan dijalankan secara optimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku guna menjaga kualitas portofolio serta mendukung segmen UMKM sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi.
"Peningkatan kualitas pipeline juga menjadi hal utama dalam mendukung pertumbuhan kredit UMKM serta meningkatkan market share BNI khususnya untuk kredit UMKM," kata Okki baru-baru ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










