AKURAT.CO Menjelang hari raya Idulfitri 1445 H atau Lebaran 2024, penerima Tunjangan Hari Raya (THR) seringkali bingung bagaimana mengelola uang tersebut dengan bijak. Serta, bagi para pekerja yang mendapatkan gaji setara UMR, Tunjangan Hari Raya (THR) memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan hidup dan membayar utang.
Sebagai contoh, bagi mereka yang gaji setara dengan UMP Jakarta Rp5,04 juta dan menerima THR sebesar gaji bulanan akan meningkatkan total penghasilan bulanan mereka kisaran Rp10 Juta.
Namun, penting untuk diingat bahwa pengelolaan THR harus dilakukan dengan bijak untuk menghindari pengeluaran berlebihan dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Baca Juga: THR Baru Cair? Simak Tips Ini Agar Tak Boros
Untuk membantu Anda, berikut adalah 5 tips dari Financial Planner, Safir Senduk.
1. Prioritaskan Kebutuhan Hari Raya
Pentingnya menyisihkan sebagian THR untuk membayar pegawai yang bekerja sama dengan kita. Hal ini menunjukkan tanggung jawab sosial serta kepedulian terhadap karyawan, terutama di masa-masa yang penuh berkah ini.
"THR sebaiknya digunakan untuk kebutuhan hari raya, bukan keinginan hari raya," kata Safir kepada Akurat.co, Senin (7/4/2024).
2. Transportasi Mudik Lebaran
Selanjutnya, Safir menyarankan untuk menyisihkan dana untuk transportasi mudik lebaran. Pesan transportasi dengan lebih awal untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau.
3. Makan dan Minum Selama Hari Raya
Selain itu, Pentingnya kebijakan mengenai biaya makan dan minum selama acara tersebut. Meskipun demikian, jika seseorang berkunjung ke rumah keluarga atau teman, patungan atau tanggung jawab pribadi juga bisa menjadi pertimbangan yang layak. Hal ini, menurut Safir, menunjukkan sikap saling menghargai dan tanggung jawab dalam menjaga kerukunan sosial di tengah meriahnya perayaan Hari Raya.
"Biaya makan dan minum selama acara hari raya biasanya ditanggung oleh tuan rumah," ungkap Safir.
4. Amplop untuk Keponakan
Serta, ia menekankan pentingnya tradisi memberikan amplop atau salam tempel kepada keponakan, terutama yang sudah yatim atau piatu.
5. Rekreasi Selama Libur Lebaran
Pentingnya menetapkan anggaran untuk rekreasi selama libur Lebaran. Dan ia menekankan agar anggaran sesuai dengan kemampuan keuangan individu untuk menghindari pemborosan yang tidak perlu. Hal ini memungkinkan masyarakat menikmati liburan Lebaran dengan lebih tenang dan menyenangkan.
"Seringkali, pengeluaran untuk rekreasi selama libur lebaran lebih besar daripada halal bihalal," katanya.
Kemudian, ia juga menyarankan untuk berbelanja melalui e-commerce untuk kenyamanan dan kemudahan, namun tetap berhati-hati dalam memilih barang yang sebaiknya dibeli secara langsung, seperti pakaian anak-anak dan sepatu anak meskipun lebih mahal tetapi sizenya bisa kita ketahui tanpa harus rugi membeli.
Dengan mengikuti tips ini, diharapkan penggunaan THR Anda dapat lebih terarah dan efisien sesuai dengan kebutuhan selama hari raya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










