Polemik Tapera, Menko Airlangga: Sosialisasi Harus Lebih Jelas dan Detail

AKURAT.CO Pemerintah sedang mempersiapkan kebijakan baru terkait iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko), Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa sosialisasi mengenai kebijakan ini harus dilakukan dengan lebih jelas dan detail, terutama mengenai manfaat dan suku bunga yang berlaku.
"Tapera tanyakan kepada Menteri PUPR dan Menteri Keuangan. Timnya kan itu. Ya sosialisasinya harus lebih jelas. Harus detail, manfaatnya, bunganya berapa," ujar Airlangga, Jakarta, Jumat (31/5/2024).
Selanjutnya, ia juga menekankan pentingnya memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan kredit perumahan. Mengenai implementasi kebijakan ini, Airlangga menekankan perlunya segera menerbitkan peraturan teknis yang jelas. "Ya tentu supaya lebih jelas, peraturan harus lebih cepat keluar," katanya.
Baca Juga: Tolak Tapera, Apindo: Pekerja Swasta Bisa Manfaatkan Program MLT BPJS Ketenagakerjaan
Iuran Tapera diatur dalam PP Nomor 21 Tahun 2024 yang merupakan perubahan dari PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Dana Tapera ini dikelola oleh Badan Pengelola Tapera (BP Tapera), yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat.
Menurutnya, kebijakan ini pasti akan dilaksanakan karena telah diatur dan diperkuat dalam undang-undang. "(Akankah di Batalkan?) Dasarnya lihat di undang-undang, lihat regulasi,” jawabnya.
Airlangga juga menjelaskan bahwa ada dua program utama dalam Tapera, yakni pemilikan rumah baru dan renovasi rumah. "Nah, tentu kan ada dua program gitu, perumahan rumah baru, pemilikan rumah baru dan renovasi. Kemudian channeling perbankannya melalui mana," jelasnya.
Mengenai tenggat waktu untuk penerbitan peraturan teknis, Airlangga menyebutkan bahwa itu tergantung pada masing-masing kementerian terkait. "Tenggat waktu saat ditandatangani oleh kementerian masing-masing," jelasnya.
Ketika ditanya apakah semua peraturan teknis akan selesai pada periode pemerintahan Presiden Jokowi, Airlangga optimis bahwa semuanya akan beres dalam waktu yang cukup. "Beres lah, ini masih lama," tegasnya.
Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses kredit perumahan dan mendapatkan manfaat yang maksimal dari program Tapera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








