BSI Agresif Garap Pasar Emas Usai Kantongi Izin Bank Emas dari OJK

AKURAT.CO PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat lonjakan signifikan dalam penjualan dan saldo emas, menegaskan kesiapannya menjadi pemain utama dalam industri bank emas nasional setelah mengantongi izin resmi dari OJK pada Februari 2025.
Per 13 April 2025, penjualan emas di BSI telah mencapai 107 kilogram dan diproyeksikan meningkat menjadi 230 kilogram pada akhir bulan. Ini hampir dua kali lipat dari penjualan Maret lalu yang tercatat 126 kilogram.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menjelaskan lonjakan tersebut seiring dengan tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas pasca peluncuran layanan bank emas BSI.
“Kami melihat respons sangat positif dari masyarakat. Produk kami dipercaya aman dan terpercaya,” ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (15/4/2025).
Baca Juga: Jangan Sampai Tertipu, Ini 6 Modus Kejahatan Digital Versi BSI
Sejak mengantongi izin dari OJK melalui Surat No. S-53/PB.22/2025 pada 12 Februari 2025, BSI agresif mengembangkan berbagai layanan berbasis emas seperti BSI Emas Digital, ATM Emas, serta layanan penitipan dan perdagangan emas. Saat ini, saldo emas yang dikelola BSI telah menyentuh 715 kilogram dan diperkirakan naik menjadi 1.103 kilogram di akhir April.
Tak hanya dari sisi volume, kinerja emas BSI juga tumbuh dari sisi total kelolaan. Hingga Februari 2025, total emas kelolaan naik 2,43% ytd menjadi 17,66 ton.
Pertumbuhan ini juga didukung oleh layanan gadai emas dan cicil emas yang sudah lebih dulu dioperasikan sebelum izin bank emas resmi dikantongi. Anton menambahkan, layanan emas kini bisa diakses mulai dari pecahan 0,1 gram melalui aplikasi BYOND.
“Tapi kami juga melihat nasabah dengan preferensi pembelian dalam jumlah besar. Ini jadi indikasi kuat bahwa BSI mulai dilihat sebagai tempat terpercaya untuk menyimpan emas,” jelasnya.
Baca Juga: Gandeng Aa Gym, BSI Kampanyekan Pentingnya Perlindungan Data Prabadi
BSI juga tengah mengembangkan layanan pembiayaan dan penyimpanan emas sebagai bagian dari perluasan kegiatan bullion bank. Dengan kesiapan infrastruktur dan regulasi, BSI menargetkan posisi strategis sebagai pionir bank emas di Tanah Air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










