Akurat
Pemprov Sumsel

RUPST, Bukalapak Angkat Adi Wardhana Sariaatmadja Jadi Komut Gantikan Bambang Brodjonegoro

M. Rahman | 29 Mei 2025, 21:43 WIB
RUPST, Bukalapak Angkat Adi Wardhana Sariaatmadja Jadi Komut Gantikan Bambang Brodjonegoro

AKURAT.CO PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mengangkat R.D. Adi Wardhana Sariaatmadja sebagai Komisaris Utama menggantikan Bambang Brodjonegoro.

Pengangkatan ini mendapat restu pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Senin (26/5/2025) siang di Metropolitan Tower, Cilandak, Jakarta Selatan.

Sebelumnya pada Kamis, 13 Maret 2025 Bambang Brodjonegoro telah terlebih dahulu mengundurkan diri. Menurut Sekretaris Perusahaan BUKA, Cut Fika Lutfi, sehubungan dengan penunjukannya sebagai sebagai dekan Asian Development Bank Institute (ADBI), di Tokyo, Jepang.

“Pengunduran diri ini sehubungan dengan penunjukan/pelantikan Bapak Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro S.E., M.U.P., Ph.D sebagai Dekan Asian Development Bank Institute (ADBI),” ujar Fika, dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Kamis (29/5/2025).

Baca Juga: Bikin Dana IPO Nganggur, Bukalapak (BUKA) Disemprot OJK

Asal tahu, Adi Wardhana merupakan anak bos Emtek Group, Eddy Kusnadi Sariaatmadja. Jebolan Bachelor of Commerce dari University of Sydney tahun 2005 ini kini menduduki jabatan Komisaris Utama PT Surya Citra Media Tbk (SCTV dan Indosiar).

Dengan demikian, susuan Dewan Komisaris BUKA terkini adalah sebagai berikut:

  • Komisaris Utama: R.D. Adi Wardhana Sariaatmadja
  • Komisaris Independen : Dra. Zannuba Arifah CH.R 
  • Komisaris: Jay Geoffrey Wacher

Selain merombak jajaran komisaris, RUPST BUKA juga menyetujui untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. 

Kemudian, manajemen juga memaparkan penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Saham Perdana (IPO) perseroan. Dari total dana Rp21,3 triliun, telah terealisasi Rp11,9 triliun per 31 Desember 2024.

Rinciannya, Rp6,9 triliun untuk modal kerja perseroan, Rp1,14 triliun untuk modal kerja PT Buka Mitra Indonesia, Rp16,9 miliar untuk modal kerja PT Buka Usaha Indonesia dan Rp35,6 miliar untuk modal kerja PT Buka Pengadaan Indonesia.

Kemudian Rp1,05 miliar untuk modal kerja Bukalapak Pte. Ltd, Rp1,25 miliar untuk modal kerja PT Five Jack dan Rp3,98 triliun untuk pertumbuhan dan/atau pengembangan usaha perseroan dan entitas anak dan modal kerja entitas anak selain yang sudah disebutkan.

Sisanya Rp9,3 triliun ditempatkan dalam rekening perseroan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan rencananya akan dialokasikan untuk modal kerja, pembelian aset, joint venture, dan investasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa