Gandeng KPK, DJP Siap Awasi Pajak Tambang dan Sawit, Targetkan Penerimaan Naik

AKURAT.CO Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan memperketat pengawasan pajak di sektor pertambangan dan perkebunan sawit.
Langkah tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Polri, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto mengatakan kerja sama ini akan difokuskan pada perbaikan tata kelola pemungutan pajak di dua sektor tersebut yang selama ini berpotensi menimbulkan kebocoran penerimaan negara.
Baca Juga: Takut Salah Isi SPT? DJP Siapkan Simulator Pajak Digital!
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi celah penyimpangan dalam pelaporan dan pembayaran pajak di sektor-sektor strategis seperti tambang dan sawit,” ujar Bimo di Jakarta, Senin (20/10).
Upaya tersebut juga didukung pembentukan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PHK) yang akan menindak pelaku usaha ilegal di kawasan hutan dan tambang.
Dengan pengawasan terpadu ini, DJP menargetkan peningkatan signifikan pada penerimaan negara tahun depan sekaligus memperkuat transparansi di sektor komoditas.
Baca Juga: Wajib Pajak Belum Aktivasi Coretax? Siap-Siap Tak Bisa Lapor SPT!
“Ini bukan hanya soal pendapatan, tapi juga keadilan bagi pelaku usaha yang taat pajak,” kata Bimo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









