Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Masih Kuat di Tengah Bayang Risiko Global

AKURAT.CO Meski ketidakpastian global masih tinggi, optimisme terhadap ekonomi Indonesia kian meningkat. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (3/11/2025).
“Stabilitas sistem keuangan pada kuartal III-2025 tetap terjaga dan mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi, dengan tetap mewaspadai risiko global,” ujar Purbaya.
Ia menjelaskan, tekanan global terutama berasal dari perlambatan ekonomi di Amerika Serikat (AS), Eropa, Jepang, China, dan India. Tarif impor AS yang masih tinggi memicu pelemahan permintaan global, sehingga menekan ekspor sejumlah negara berkembang, termasuk Indonesia.
Baca Juga: Menkeu Purbaya: Likuiditas Rp200 Triliun Dorong Stabilitas Keuangan di Kuartal III
Namun, di tengah situasi itu, sejumlah indikator domestik menunjukkan tren positif. Keyakinan konsumen terus membaik, ditopang oleh kinerja sektor keuangan yang solid serta meningkatnya aktivitas konsumsi rumah tangga.
Dari sisi kebijakan global, penurunan suku bunga acuan The Fed sebesar 25 basis poin menjadi 3,75–4% memberi ruang bagi stabilitas nilai tukar dan arus modal masuk ke negara berkembang, termasuk Indonesia.
Oleh karena itu KSSK menilai, kombinasi faktor eksternal yang mulai mereda dan kekuatan domestik yang tetap tangguh menjadi alasan kuat untuk menjaga optimisme hingga akhir tahun.
Baca Juga: Menkeu Purbaya: Inflasi RI Bukan Karena Ekonomi Kuat, tapi Karena Biaya Tinggi
"Kami dari pemerintahan pun terus berkomitmen memperkuat koordinasi kebijakan agar stabilitas ekonomi dan keuangan nasional tetap terjaga di tengah gejolak global," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










