Bahas Fraud hingga Literasi, Ratu Maxima Mulai Agenda Resmi Bersama OJK

AKURAT.CO Ratu Maxima, utusan khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Financial Health (UNSGSA), memulai kunjungan kerjanya di Indonesia dengan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (24/11/2025).
Kedatangan sebagai tamu kenegaraan tersebut disambut langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi.
Kunjungan Ratu Maxima ke Indonesia bukan sekadar agenda diplomatik, tetapi juga membawa misi penting untuk memperkuat kerja sama global dalam meningkatkan kesehatan finansial serta melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan siber, fraud, dan penipuan keuangan.
Baca Juga: OJK: Kredit Konsumtif Bakal Melonjak Jelang Nataru 2026
Upaya ini sejalan dengan meningkatnya risiko cyber fraud yang kini menjadi tantangan utama bagi sektor jasa keuangan di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Menurut Friderica, agenda yang dibawa Ratu Maxima selaras dengan prioritas nasional yang tengah dijalankan OJK. Kolaborasi internasional, kata dia, semakin dibutuhkan untuk memperkuat sistem deteksi dan penanganan fraud yang semakin canggih.
“Apa yang selama ini dilakukan OJK sejalan dengan apa yang beliau dorong di tingkat global. Fokusnya adalah literasi keuangan, perlindungan konsumen, dan peningkatan financial health,” ujarnya.
OJK menilai konsep financial health kini menjadi pendekatan yang tidak terpisahkan dari keamanan layanan keuangan digital.
Masyarakat tidak hanya harus mengetahui cara mengelola keuangan, tetapi juga memahami risiko penipuan yang menyasar pengguna layanan digital, mulai dari phishing hingga investasi palsu.
Friderica menjelaskan bahwa financial health merupakan pengembangan dari konsep literasi dan inklusi keuangan yang selama ini menjadi fokus pemerintah dan regulator.
Baca Juga: OJK: Bank Swasta dan BPD Mulai Perluas Portofolio Hijau
Pendekatan baru ini menekankan aspek keberlanjutan dalam pengelolaan keuangan masyarakat, termasuk kemampuan antisipasi terhadap ancaman fraud.
Selama kunjungan yang berlangsung 24—27 November 2025, Ratu Maxima dijadwalkan menghadiri sejumlah pertemuan dengan kementerian dan lembaga, termasuk Fraud & Scam Focus Group Discussion yang menjadi agenda strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas institusi.
Diskusi tersebut dirancang untuk mengidentifikasi pola kejahatan baru dan menyusun rekomendasi bersama untuk peningkatan perlindungan konsumen.
Selain itu, pertemuan tingkat menteri atau Ministerial Group Meeting akan menjadi salah satu forum kunci untuk merumuskan agenda kebijakan jangka panjang dalam penguatan sistem keuangan yang aman dan inklusif.
Indonesia dipilih sebagai negara kedua tujuan kunjungan Ratu Maxima pada 2025 karena dinilai berhasil menunjukkan kemajuan signifikan dalam inklusi keuangan.
Agenda lain yang akan dihadiri Ratu Maxima adalah National Financial Health Event, sebuah kegiatan yang dirancang untuk mendorong pemahaman publik mengenai cara mencapai kesehatan finansial sekaligus membangun ketahanan terhadap risiko digital.
OJK menyebut acara tersebut menjadi platform penting untuk memperkuat literasi dan budaya finansial yang sehat.
Dalam kunjungannya, Ratu Maxima juga akan bertemu Dewan Komisioner OJK dalam pertemuan bilateral.
Pertemuan tersebut diperkirakan akan menyoroti strategi penguatan pengawasan layanan digital, peningkatan perlindungan konsumen, serta kerja sama internasional dalam memerangi fraud lintas negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










