Akurat
Pemprov Sumsel

Bank Saqu Perkuat Segmen Produktif Lewat Sunrise Society

Esha Tri Wahyuni | 16 Februari 2026, 10:30 WIB
Bank Saqu Perkuat Segmen Produktif Lewat Sunrise Society

AKURAT.CO PT Bank Saqu Indonesia mengakselerasi strategi pertumbuhan berbasis komunitas untuk memperkuat penetrasi ke segmen generasi produktif dan solopreneur.

Melalui program Sunrise Society Vol.4 “The Circle”, perseroan membangun engagement berbasis gaya hidup yang dinilai lebih efektif dibandingkan pendekatan promosi konvensional.

Sejak diperkenalkan pada Juli 2025, Bank Saqu Sunrise Society telah menjangkau sekitar 1.200 peserta dan menggandeng 56 komunitas aktif.

Sepanjang 2025, jumlah nasabah Bank Saqu tercatat lebih dari 3,2 juta, dengan sekitar 40% berasal dari segmen solopreneur dan generasi produktif.

Baca Juga: Genap Dua Tahun, Bank Saqu Mantapkan Posisi sebagai Mitra Finansial Anak Muda

Head of Corporate Communication & Marketing Bank Saqu, Willy Apriando mengatakan, pendekatan berbasis komunitas menjadi salah satu pilar pertumbuhan perseroan di tengah kompetisi perbankan digital yang semakin ketat.

“Melalui Bank Saqu Sunrise Society, kami membangun engagement berbasis nilai yang relevan dengan segmen nasabah produktif yang menjadi fokus pertumbuhan Bank Saqu,” ujar Willy dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (16/2/2026).

Menurut dia, interaksi komunitas tidak hanya berdampak pada peningkatan brand engagement, tetapi juga mendorong akuisisi dan aktivasi produk secara organik. Bank Saqu melihat keterlibatan berbasis lifestyle mampu menciptakan kedekatan emosional yang lebih kuat dengan nasabah.

Sunrise Society Vol.4 “The Circle” yang digelar pada Sabtu (14/2) di area parkir Kuningan City, Jakarta, mengusung konsep “One Loop, Two Movements: Run & Ride”. Kegiatan ini diikuti lebih dari 200 peserta yang terdiri dari komunitas lari, komunitas sepeda, nasabah, serta karyawan Bank Saqu.

Baca Juga: Bank Saqu Gandeng Pevita Pearce Nyalakan Semangat Generasi Muda di IdeaFest 2025

Konsep tersebut mempertemukan aktivitas lari dan bersepeda dalam satu lintasan sebagai simbol kolaborasi lintas komunitas. Perseroan menilai ekosistem yang kuat dibangun melalui kebersamaan dan konsistensi, sejalan dengan prinsip pengelolaan keuangan yang berkelanjutan.

“Disiplin dalam membangun rutinitas sehat memiliki prinsip yang sama dengan membangun ketahanan finansial, dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten,” kata Willy.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.