Eskalasi Konflik Timur Tengah Picu Koreksi Bursa Eropa

AKURAT.CO Bursa saham Eropa mencatat penurunan dua hari terbesar sejak April, dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah yang mendorong lonjakan harga energi global.
Indeks Stoxx Europe 600 melemah 2,9%. Sementara indeks Euro Stoxx 50 turun 3,1%. Pelemahan terjadi secara luas di berbagai sektor.
Saham perbankan menjadi penekan utama. HSBC Holdings Plc, Banco Santander SA, dan UniCredit SpA masing-masing turun lebih dari 3%.
Baca Juga: Atasi Gonjang-ganjing Pasar Modal, Bamsoet Dukung Langkah Presiden Prabowo Benahi Bursa Saham
Dikutip dari laman bloomberg, Analis JPMorgan Chase & Co menilai aksi jual di sektor bank berpotensi berlebihan karena dampak langsung konflik terhadap pendapatan investment banking global masih terbatas.
Di sisi energi, harga gas alam Eropa melonjak hingga 34% setelah penutupan fasilitas ekspor LNG di Qatar. Lonjakan ini memperkuat saham energi seperti Equinor ASA dan BP Plc.
Diketahui, selat Hormuz menjadi perhatian utama pasar. Jalur ini mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak dan gas cair global. Gangguan di kawasan tersebut historisnya memicu lonjakan harga energi dan volatilitas pasar global.
Presiden AS Donald Trump menyatakan akan melakukan “apa pun yang diperlukan” tanpa memberikan kepastian waktu berakhirnya konflik di Iran. Pernyataan ini memperkuat sentimen risk-off global.
Baca Juga: Peran Strategis Underwriter dalam Proses IPO di Bursa Saham
Lonjakan energi meningkatkan risiko inflasi di Eropa, yang sebelumnya mulai melandai setelah krisis energi 2022.
Jika harga minyak tetap bertahan tinggi, tekanan terhadap margin perusahaan dan daya beli konsumen bisa meningkat.
Penurunan tajam indeks dalam dua hari menunjukkan pasar mulai mengalihkan fokus dari fundamental korporasi ke risiko geopolitik dan pasokan energi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









