Akurat
Pemprov Sumsel

Kian Digandrungi, Transaksi BI FAST Tembus Rp3.442,26 Triliun per Akhir 2025

Esha Tri Wahyuni | 27 Maret 2026, 18:05 WIB
Kian Digandrungi, Transaksi BI FAST Tembus Rp3.442,26 Triliun per Akhir 2025
Ilustrasi BI Fast

AKURAT.CO Transformasi sistem pembayaran digital di Indonesia semakin menguat seiring lonjakan penggunaan layanan BI-FAST.

Di tengah kebutuhan masyarakat akan transfer antarbank cepat, murah, dan aman, Bank Indonesia menghadirkan BI-FAST sebagai solusi utama transaksi keuangan digital.

Data terbaru menunjukkan, pada kuartal IV-2025, transaksi BI-FAST mencapai 1.358,65 juta transaksi atau tumbuh 30,44% (year on year), dengan nilai menembus Rp3.442,26 triliun. 

Baca Juga: QRIS dan BI Fast Bakal Jadi Motor 150 Juta Transaksi Harian

Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan sinyal kuat bahwa BI-FAST telah menjadi tulang punggung ekosistem pembayaran digital nasional.

Dengan tambahan fitur baru seperti Bulk Credit Transfer, Request for Payment, dan Direct Debit Transfer, BI-FAST kini bertransformasi dari sekadar layanan transfer menjadi platform manajemen transaksi yang lebih kompleks, efisien, dan terintegrasi.

BI-FAST: Dari Layanan Transfer ke Infrastruktur Ekonomi Digital

Penggunaan transaksi digital kini tidak lagi bersifat opsional, melainkan sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Aktivitas seperti transfer antarbank, pembayaran rutin, hingga distribusi dana ke banyak penerima menuntut kecepatan dan efisiensi tinggi.

BI-FAST hadir menjawab kebutuhan tersebut dengan menawarkan sistem pembayaran yang real-time, biaya rendah, dan interoperable. Dengan biaya maksimal Rp2.500 per transaksi, layanan ini jauh lebih kompetitif dibandingkan metode transfer konvensional.

Pertumbuhan signifikan BI-FAST juga mencerminkan perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan mobile banking dan internet banking dalam aktivitas keuangan sehari-hari.

Bulk Credit Transfer: Solusi Transfer Massal dalam Sekali Klik

Salah satu inovasi paling relevan dalam BI-FAST adalah fitur Bulk Credit Transfer, yang dirancang untuk kebutuhan transfer ke banyak penerima sekaligus.

Dalam praktiknya, kebutuhan seperti pembayaran gaji, pembagian dividen, atau penyaluran bantuan sosial sering kali memerlukan proses transfer berulang yang memakan waktu dan rentan kesalahan.

Melalui fitur ini, pengguna dapat mengirim dana ke minimal 20 rekening dalam satu kali transaksi, dengan proses yang tetap real-time dan terdokumentasi secara sistematis.

Cara Kerja Bulk Credit Transfer

Pengguna cukup masuk ke aplikasi mobile banking atau internet banking, memilih menu BI-FAST, lalu memilih fitur Bulk Credit Transfer. Selanjutnya, daftar rekening tujuan diunggah atau dimasukkan, detail transaksi diperiksa, dan konfirmasi dilakukan menggunakan PIN atau autentikasi yang berlaku.

Request for Payment: Sistem Penagihan Digital yang Lebih Tertata

Tidak semua transaksi dimulai dari pengirim dana. Dalam banyak kasus, terutama pada bisnis dan pekerjaan freelance, pihak penerima justru perlu menginisiasi pembayaran.

Fitur Request for Payment (RFP) memungkinkan pengguna mengirim permintaan pembayaran langsung melalui sistem BI-FAST. Setelah penerima menyetujui notifikasi, dana akan otomatis ditransfer ke rekening peminta.

Fitur ini sangat relevan untuk kebutuhan seperti invoice bisnis, iuran kelompok, hingga pembagian biaya kegiatan.

Cara Penggunaan Request for Payment

Pengguna cukup membuka aplikasi perbankan, memilih menu BI-FAST, lalu fitur Request for Payment. Setelah itu, masukkan rekening atau alias tujuan, tentukan nominal dan keterangan transaksi, kemudian kirim permintaan dan tunggu persetujuan.

Direct Debit Transfer: Otomatisasi Pembayaran Berkala

Untuk transaksi yang bersifat rutin seperti cicilan, iuran, atau langganan layanan, BI-FAST menghadirkan fitur Direct Debit Transfer.

Melalui fitur ini, pengguna dapat memberikan persetujuan awal agar sistem secara otomatis mendebit rekening sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga membantu pengguna menghindari keterlambatan pembayaran.

Cara Mengaktifkan Direct Debit

Pengguna dapat mengakses menu BI-FAST di aplikasi perbankan, memilih fitur Direct Debit, memberikan persetujuan pendebitan, menentukan jadwal serta batas nominal, lalu mengonfirmasi sesuai prosedur keamanan bank.

Di balik kemudahan yang ditawarkan, BI-FAST juga dilengkapi dengan berbagai lapisan keamanan, mulai dari verifikasi data hingga sistem deteksi anomali transaksi.

Penguatan ini diperkuat melalui regulasi terbaru, yakni Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) Nomor 14 Tahun 2025, yang mengatur penyempurnaan sistem BI-FAST agar tetap adaptif terhadap risiko kejahatan digital.

Namun, keamanan sistem tidak sepenuhnya bergantung pada teknologi. Peran pengguna tetap krusial dalam memastikan transaksi berjalan aman.

Langkah sederhana seperti memeriksa ulang nama penerima, memastikan nomor rekening benar, dan mengecek nominal transaksi sebelum konfirmasi menjadi bagian penting dari mitigasi risiko.

Peran BI-FAST dalam Mendorong Ekonomi Digital Indonesia

Dengan volume transaksi yang terus meningkat, BI-FAST tidak lagi sekadar alat transfer, melainkan telah berkembang menjadi infrastruktur penting dalam sistem keuangan nasional.

Kemampuannya dalam mendukung transaksi cepat dan efisien memberikan dampak langsung pada berbagai sektor, mulai dari UMKM, bisnis digital, hingga aktivitas sosial masyarakat.

Integrasi fitur-fitur baru juga menunjukkan bahwa BI-FAST diarahkan untuk menjadi platform pembayaran yang lebih komprehensif, tidak hanya untuk individu, tetapi juga untuk kebutuhan korporasi dan institusi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.