Akurat
Pemprov Sumsel

Indodax Perkuat Edukasi Kripto, Jaga Kepercayaan 9 Jutaan Investor Ritel

Esha Tri Wahyuni | 1 April 2026, 23:51 WIB
Indodax Perkuat Edukasi Kripto, Jaga Kepercayaan 9 Jutaan Investor Ritel
Chief Marketing Officer Indodax, Aloysia Dian

AKURAT.CO Di tengah meningkatnya minat investasi aset digital di Indonesia, PT Indodax Nasional Indonesia atau Indodax menegaskan komitmennya dalam memperkuat edukasi kripto sebagai fondasi utama pertumbuhan industri. 

Strategi ini dinilai krusial seiring naiknya kepercayaan publik terhadap platform keuangan digital, khususnya di kalangan investor muda. Melalui program edukatif seperti Indodax Academy, perusahaan mendorong literasi aset kripto, manajemen risiko investasi, serta pemahaman teknologi blockchain. 

Langkah ini tidak hanya relevan dengan tren investasi digital 2026, tetapi juga menjadi kunci dalam membangun ekosistem kripto yang sehat, aman, dan berkelanjutan di Indonesia.

Baca Juga: 12 Tahun Berinovasi, Indodax Hadirkan Program Berkah Ramadan untuk Masyarakat Jabodetabek

Edukasi Kripto Jadi Strategi Utama Tingkatkan Literasi Investor

Chief Marketing Officer Indodax, Aloysia Dian, menegaskan bahwa edukasi menjadi elemen fundamental dalam perkembangan industri kripto nasional. Menurutnya, pemahaman yang baik akan membantu investor mengambil keputusan yang lebih rasional.

“Edukasi menjadi fondasi penting dalam perkembangan industri kripto. Melalui Indodax Academy, kami mendorong peningkatan pemahaman masyarakat agar mampu menerapkan manajemen risiko yang disiplin dan mengambil keputusan investasi yang lebih bijak,” ujar Aloysia dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Dirinya menambahkan, peningkatan literasi ini juga sejalan dengan tren meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital di Indonesia.

Indodax Perkuat Sistem Keamanan dan Inovasi Platform, Fokus pada Perlindungan dan Pengembangan Teknologi

Seiring dengan pertumbuhan industri kripto yang semakin pesat, Indodax terus melakukan penguatan pada berbagai aspek operasional. Perusahaan mengembangkan fitur baru, meningkatkan sistem keamanan, serta memperluas kolaborasi dengan mitra di sektor keuangan digital.

Langkah ini bertujuan memastikan layanan tetap andal sekaligus memberikan perlindungan optimal bagi pengguna. Strategi tersebut menjadi faktor penting dalam mempertahankan loyalitas pengguna di tengah persaingan platform kripto yang semakin ketat.

Komitmen terhadap edukasi dan keamanan membawa Indodax meraih dua penghargaan dalam ajang Most Trusted Financial Brand Awards 2026. Perusahaan memenangkan kategori Platform Pedagang Kripto dan Produk Digital Asset Custodians.

Menurut Aloysia, penghargaan ini didasarkan pada survei daring yang mengukur tingkat kepercayaan publik terhadap berbagai institusi keuangan di Indonesia.

“Penghargaan ini menjadi barometer konsumen dalam memilih brand, sekaligus mendorong pelaku industri untuk terus menjaga integritas, menghadirkan inovasi, dan meningkatkan kualitas layanan,” jelasnya.

Didukung 9,8 Juta Pengguna, Indodax Genjot Literasi Blockchain Lewat Kanal Edukasi Utama Indodax Academy

Sejak berdiri pada 2014, Indodax mencatat telah memiliki lebih dari 9,8 juta pengguna. Basis pengguna yang besar ini menjadi modal penting dalam mendorong literasi aset digital secara masif.

Melalui Indodax Academy, perusahaan menyediakan berbagai materi edukatif mulai dari dasar blockchain, Bitcoin, mining, hingga strategi investasi kripto. Konten ini dirancang untuk menjangkau investor pemula hingga menengah agar lebih siap menghadapi volatilitas pasar.

Indodax menegaskan akan terus berfokus pada penguatan sistem keamanan, peningkatan kualitas layanan, serta pengembangan ekosistem kripto nasional.

“Kami akan terus berfokus pada penguatan sistem keamanan, peningkatan kualitas layanan, serta mendorong pengembangan ekosistem kripto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia,” kata Aloysia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.