IHSG Sesi I Menghijau 3,39 Persen di Tengah Harapan Gencatan Senjata AS-Iran

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 236,13 poin (3,39%) ke 7.207,16 pada perdagangan sesi I Rabu (8/4/2026).
Sebanyak 878 Saham mengalami kenaikan harga sedangkan 253 saham mengalami penurunan harga 203 saham tak mengalami perubahan harga dengan nilai transaksi Rp12,9 triliun.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya IFSH sebesar Rp600 menjadi Rp3.400 per lembar dan INCO sebesar Rp600 menjadi Rp6.325 lembar serta ARKO sebesar Rp525 menjadi Rp7.825 per lembar.
Baca Juga: Rupiah Tembus 17.000 dan IHSG Melemah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi dan Investor Indonesia?
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya ITMG sebesar Rp825 menjadi Rp25.825 per lembar dan AADI sebesar Rp550 menjadi Rp10.000 serta DSSA sebesar Rp400 menjadi Rp65.850 per lembar.
Presiden AS, Donald Trump pada Selasa mengatakan hampir poin-poin perselisihan di masa lalu telah disepakati AS dan Iran. Trump yakin kesepakatan penuh bakal rampung dalam waktu 2 minggu.
"Kami telah menerima proposal 10 poin dari Iran, dan percaya bahwa itu merupakan dasar yang dapat dijalankan untuk bernegosiasi," unggah Trump dalam media sosial Truth Social.
Di sisi global, kemarin pasar saham Amerika Serikat berbalik menguat setelah investor mendapat sedikit kelegaan menyusul laporan bahwa Pakistan mendesak AS untuk memperpanjang tenggat waktu dua minggu bagi Iran guna menyepakati gencatan senjata.
Indeks S&P 500 naik 0,08% dan Nasdaq 100 menguat tipis 0,04%. Sejalan dengan meredanya kekhawatiran sementara, harga minyak Brent turun ke sekitar USD 109 per barel, sementara imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun turun 4 bps ke 4,29%.
Meski risiko geopolitik tetap menjadi perhatian utama, pelaku pasar mulai mengalihkan fokus ke rilis data ekonomi AS yang akan datang, termasuk laporan inflasi dan sentimen konsumen, untuk menilai dampak lanjutan dari konflik.
Di Asia, pasar saham menguat, didorong oleh kenaikan saham teknologi. Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,77%, Taiex Taiwan melonjak 2,02% dan Kospi Korea Selatan naik 0,82%, sementara CSI 300 China ditutup stagnan. Nikkei Jepang naik tipis 0,03% dan Topix menguat 0,25%. Bursa Hong Kong masih tutup karena hari libur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










