Bidik Kelas Menengah, Allianz-Maybank Rilis Produk Wakaf

AKURAT.CO PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk meluncurkan MyProtection Amanah, produk asuransi jiwa syariah yang mengintegrasikan proteksi, investasi, serta fitur wakaf dan sedekah dalam satu solusi keuangan.
Produk ini menawarkan perlindungan jiwa hingga usia 100 tahun, disertai fleksibilitas hingga 10 manfaat tambahan serta bonus loyalitas dari tahun polis ke-6 hingga ke-25.
Nasabah juga mendapatkan santunan pemakaman sebesar Rp30 juta sebagai dukungan finansial bagi keluarga.
Baca Juga: OJK Dorong Inovasi Asuransi di Tengah Ancaman El Nino Godzilla
Disebutkan produk tersebut memungkinkan alokasi hingga 45% dari manfaat santunan dan hingga 30% dari nilai investasi untuk wakaf.
Skema tersebut juga dilengkapi dengan penyaluran sedekah dari surplus underwriting dana peserta.
Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia, Elmie A. Najas, mengatakan pendekatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nasabah yang tidak hanya mencari perlindungan finansial, tetapi juga nilai sosial.
“Dengan prinsip syariah sebagai fondasi, kami berkomitmen menyediakan solusi yang relevan, inklusif, dan mampu mendampingi keluarga Indonesia di berbagai tahap kehidupan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Secara industri, inovasi ini mencerminkan pergeseran model bisnis asuransi syariah dari sekadar proteksi menuju integrasi keuangan dan sosial.
Data OJK menunjukkan kontribusi asuransi syariah terhadap total premi industri masih di bawah 10%, namun mencatat pertumbuhan positif dalam lima tahun terakhir.
Baca Juga: Mobil Bekas Bisa Diasuransikan? Ini Syarat, Jenis, dan Cara Mengajukannya
Di sisi lain, potensi wakaf uang di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari Rp180 triliun per tahun menurut Badan Wakaf Indonesia (BWI), namun realisasinya masih jauh di bawah potensi tersebut. Integrasi fitur wakaf dalam produk keuangan dinilai dapat menjadi salah satu katalis optimalisasi dana sosial Islam.
Direktur Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia, Romy H. Buchari, menyebut peluncuran ini juga memperkuat strategi wealth management berbasis syariah.
“Ini bagian dari strategi Shariah First kami untuk menghadirkan solusi pengelolaan kekayaan yang holistik dan bernilai bagi generasi berikutnya,” katanya.
Dalam konteks historis, konsep penggabungan proteksi dan investasi telah lama hadir dalam produk unit link, namun integrasi dengan filantropi seperti wakaf dan sedekah masih terbatas. Produk ini menjadi salah satu indikasi awal pengembangan model hybrid dalam industri asuransi syariah.
Dari sisi dampak, produk ini berpotensi memperluas basis nasabah, terutama di segmen Muslim kelas menengah yang terus tumbuh. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kelas menengah Indonesia mencapai lebih dari 50 juta orang, menjadi target utama industri keuangan berbasis syariah.
Selain itu, penguatan kanal bancassurance antara Allianz Syariah dan Maybank Indonesia juga diproyeksikan meningkatkan distribusi produk secara lebih luas dan efisien, seiring digitalisasi layanan perbankan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini











