Respon Soal Motor Listrik Bagi SPPG, Purbaya: Tak Ada Belanja Baru untuk APBN 2026

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak ada pengadaan baru motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam APBN 2026.
Usut punya usut, respon tersebut ia sampaikan pasca beredarnya informasi di media sosial mengenai pembelian puluhan ribu unit kendaraan operasional untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga: Menkeu Soroti Harga Energi di Balik Revisi Outlook Bank Dunia
Menkeu memastikan bahwa pengadaan motor listrik yang ramai dibicarakan bukan berasal dari anggaran tahun berjalan (APBN 2026).
“Saya tanya semalam tahun ini ada tidak? Tidak ada gitu. Tahun lalu itu,” kata Purbaya di kantor Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Kamis (9/4/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa usulan pengadaan kendaraan tersebut sempat diajukan pada tahun lalu dan telah ditolak.
Meskipun begitu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana meluruskan informasi yang beredar di media sosial.
Menurutnya, jumlah pengadaan bukan 70 ribu unit seperti yang viral, melainkan sekitar 21.801 unit dan merupakan bagian dari anggaran tahun 2025.
Baca Juga: Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik hingga Akhir Tahun 2026, Purbaya: Instruksi Presiden Prabowo
Secara historis, pengawasan terhadap penggunaan APBN pada program prioritas selalu menjadi perhatian utama, terutama agar belanja barang tidak menggeser tujuan inti program.
Dalam konteks MBG, fokus utama anggaran seharusnya berada pada pemenuhan gizi masyarakat, pembangunan fasilitas SPPG, dan distribusi layanan makanan.
Oleh sebab itu, Purbaya menegaskan belanja kendaraan operasional tidak boleh mengganggu prioritas tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










