Akurat
Pemprov Sumsel

IHSG Naik 6,14 Persen Selama Sepekan

Esha Tri Wahyuni | 11 April 2026, 18:56 WIB
IHSG Naik 6,14 Persen Selama Sepekan
IHSG naik dalam sepekan

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan signifikan sebesar 6,14% sepanjang perdagangan 6–10 April 2026 dan ditutup di level 7.458,4, naik dari posisi 7.026,7 pada pekan sebelumnya.

Kinerja positif pasar saham domestik turut tercermin dari peningkatan kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menyampaikan bahwa nilai kapitalisasi pasar naik 7,18% menjadi Rp13.189 triliun dari Rp12.305 triliun pada pekan sebelumnya.

“Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian BEI, yang naik sebesar 24,81 persen menjadi 32,28 miliar lembar saham dari 25,87 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya,” ujar Kautsar dalam keterangannya, dikutip Sabtu (11/4/2026).

Baca Juga: Kenapa IHSG Hari Ini Naik? Ini 4 Penyebab Utama dan Prediksi Terbarunya

Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian meningkat 17,26% menjadi Rp17,32 triliun dari Rp14,77 triliun. Frekuensi transaksi juga naik 15,05% menjadi 2,05 juta kali transaksi dari sebelumnya 1,78 juta kali.

Investor Asing Net Buy

Sementara itu, investor asing mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp193,87 miliar pada Jumat. Namun secara akumulatif sepanjang 2026, investor asing masih membukukan jual bersih (net sell) sebesar Rp37,14 triliun.

Penguatan IHSG dalam sepekan ini terjadi setelah periode volatilitas yang cukup tinggi sejak awal tahun 2026. Secara historis, pergerakan IHSG kerap dipengaruhi oleh arus modal asing, kebijakan suku bunga global, serta sentimen geopolitik.

Data year-to-date (YTD) menunjukkan tekanan dari aksi jual investor asing masih mendominasi, mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar global terhadap emerging markets, termasuk Indonesia.

Namun demikian, lonjakan aktivitas transaksi domestik mengindikasikan meningkatnya partisipasi investor ritel dan institusi lokal yang menopang pergerakan indeks.

Dampak terhadap Publik dan Pasar

Kenaikan IHSG dan lonjakan transaksi memberikan sinyal positif terhadap likuiditas pasar dan kepercayaan investor domestik. Peningkatan volume dan frekuensi transaksi juga mencerminkan pasar yang lebih aktif, yang berpotensi membuka peluang jangka pendek bagi pelaku pasar.

Di sisi lain, tekanan net sell asing yang masih besar menjadi indikator penting bagi stabilitas jangka menengah, terutama terkait aliran dana global dan persepsi risiko terhadap ekonomi Indonesia.

Pergerakan IHSG diperkirakan akan tetap dipengaruhi kombinasi faktor domestik dan global, termasuk arah kebijakan moneter serta dinamika geopolitik. Pelaku pasar akan mencermati apakah tren penguatan ini dapat berlanjut seiring potensi kembalinya aliran dana asing ke pasar saham domestik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.