Purbaya Jamin Peserta Tax Amnesty Tak Diperiksa Ulang

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan memeriksa kembali harta yang telah diungkapkan wajib pajak dalam Program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau Tax Amnesty Jilid II.
Pernyataan itu disampaikan untuk meluruskan informasi terkait pemeriksaan terhadap peserta PPS yang sebelumnya sempat disinggung Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
“Pada dasarnya, yang sudah tax amnesty tidak akan digali-gali yang sudah didaftarkan itu,” ujar Purbaya dalam taklimat media di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin.
Baca Juga: Purbaya Sebut Investor China Percaya Ekonomi Indonesia
Menurut dia, peserta tax amnesty cukup menjalankan kewajiban perpajakan secara normal sesuai perkembangan bisnis ke depan tanpa kekhawatiran adanya pemeriksaan ulang terhadap aset yang telah dilaporkan.
Purbaya juga meminta masyarakat tidak menerjemahkan informasi perpajakan secara berlebihan. Pemerintah, kata dia, tetap berupaya menjaga kepastian hukum dan iklim usaha agar kepercayaan wajib pajak terhadap sistem perpajakan tetap terjaga.
Selain itu, ia menegaskan akan menegur jajaran Direktorat Jenderal Pajak agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi yang berkaitan dengan kebijakan perpajakan.
Ke depan, pemerintah bahkan berencana membatasi penyampaian kebijakan pajak hanya melalui Menteri Keuangan guna menghindari kesimpangsiuran informasi di masyarakat.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Bebaskan Pajak Merger BUMN hingga 2029
“Pajak hanya eksekutor, saya yang melakukan dan mengambil kebijakan,” kata Purbaya.
Program Pengungkapan Sukarela sendiri merupakan kelanjutan kebijakan tax amnesty yang sebelumnya pernah diterapkan pemerintah pada 2016 dan 2022.
Pemerintah menilai kepastian hukum menjadi faktor penting untuk menjaga kepatuhan pajak sekaligus mendukung stabilitas dunia usaha.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







