Penerimaan Pajak Naik 16,1 Persen, Konsumsi Masyarakat Masih Kuat

AKURAT.CO Penerimaan pajak negara menunjukkan pertumbuhan signifikan pada awal 2026.
Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak mencapai Rp646,3 triliun hingga 30 April 2026, naik 16,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp556,9 triliun.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pertumbuhan tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi domestik yang masih terjaga di tengah ketidakpastian global.
“Pajak tumbuh 16,1 persen dan mungkin akan lebih tinggi lagi, mungkin mendekati 20 persen,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa.
Baca Juga: BPS: Mobilitas Masyarakat Sepanjang Kuartal I-2026 Meningkat, Berdampak pada Penerimaan Pajak
Kontributor terbesar pertumbuhan berasal dari penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) yang mencapai Rp221,2 triliun atau tumbuh 40,2% secara tahunan.
Menurut Kementerian Keuangan, kenaikan tersebut menunjukkan konsumsi masyarakat dan aktivitas belanja masih kuat. Peningkatan transaksi perdagangan daring serta konsumsi bahan bakar minyak (BBM) disebut menjadi faktor pendorong utama.
Selain itu, penerimaan dari PPh orang pribadi dan PPh Pasal 21 juga meningkat signifikan sebesar 25,1% menjadi Rp101,1 triliun.
Purbaya menilai capaian tersebut sekaligus membantah kekhawatiran mengenai pelemahan ekonomi nasional.
“Ini menunjukkan aktivitas ekonomi memang masih tinggi,” katanya.
Baca Juga: Antisipasi Risiko Terburuk Harga Minyak, Pemerintah Perkuat Penerimaan Pajak
Sementara itu, penerimaan dari PPh badan dan deposit PPh badan tercatat Rp135,2 triliun atau tumbuh 5,1%. Pemerintah menilai pos tersebut masih memiliki ruang pertumbuhan lebih lanjut seiring membaiknya profitabilitas korporasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









