Wajib Pajak Perlu Tahu, Ini Perbedaan Tax Amnesty dan Pengungkapan Sukarela

AKURAT.CO Dalam dunia perpajakan Indonesia, istilah tax amnesty dan pengungkapan sukarela kerap muncul dalam berbagai kebijakan pemerintah.
Karena terdengar mirip, banyak masyarakat mengira keduanya merupakan program yang sama.
Padahal, tax amnesty dan pengungkapan sukarela memiliki tujuan, mekanisme, serta ketentuan yang berbeda.
Karena itu, penting memahami perbedaan keduanya agar tidak salah menafsirkan kebijakan perpajakan.
Apa Itu Tax Amnesty?
Tax amnesty atau amnesti pajak merupakan program pengampunan pajak yang diberikan pemerintah kepada wajib pajak.
Melalui program ini, wajib pajak dapat:
• mengungkapkan harta yang belum dilaporkan
• memperoleh penghapusan sanksi tertentu
dengan memenuhi persyaratan dan membayar sejumlah uang tebusan.
Di Indonesia, program tax amnesty pernah dijalankan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Apa Itu Pengungkapan Sukarela?
Program pengungkapan sukarela merupakan kebijakan yang memberikan kesempatan kepada wajib pajak untuk melaporkan harta yang sebelumnya belum diungkapkan.
Baca Juga: Prabowo dan Macron Sepakat Perkuat Kemitraan Strategis di Tengah Krisis Global
Program ini memiliki ketentuan dan periode pelaksanaan yang berbeda dibandingkan tax amnesty.
Perbedaan Tax Amnesty dan Pengungkapan Sukarela
Tujuan Program
Tax amnesty lebih berfokus pada pengampunan pajak secara luas guna meningkatkan kepatuhan dan penerimaan negara.
Sementara itu, pengungkapan sukarela lebih menitikberatkan pada perbaikan pelaporan harta oleh wajib pajak.
Periode dan Kebijakan
Tax amnesty merupakan program khusus yang dilaksanakan pada periode tertentu dan berskala nasional.
Adapun pengungkapan sukarela biasanya memiliki cakupan yang lebih spesifik sesuai ketentuan yang berlaku.
Sanksi dan Konsekuensi
Keduanya sama-sama memberikan kesempatan bagi wajib pajak untuk memperbaiki kepatuhan perpajakan.
Namun, mekanisme penghapusan sanksi dan konsekuensi hukumnya memiliki perbedaan.
Mengapa Program Ini Dibuat?
Pemerintah menghadirkan kebijakan seperti tax amnesty dan pengungkapan sukarela untuk:
• meningkatkan kepatuhan pajak
• memperbaiki basis data perpajakan
• meningkatkan penerimaan negara
Program tersebut juga menjadi kesempatan bagi wajib pajak untuk menyesuaikan pelaporan pajaknya.
Memahami perbedaan tax amnesty dan pengungkapan sukarela penting agar masyarakat tidak salah memahami kebijakan perpajakan.
Dengan mengetahui tujuan dan mekanismenya, wajib pajak dapat lebih bijak dalam memenuhi kewajiban perpajakan mereka.
Baca Juga: Cara Ganti Nama Wajib Pajak PBB, Simak Syarat dan Prosedurnya
Laporan: Fherenilla Anandianus/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








