Akurat Logo

Menkeu Purbaya Klaim Tekanan Rupiah Hanya Faktor Sentimen

Andi Syafriadi | 6 Juni 2026, 13:48 WIB
Menkeu Purbaya Klaim Tekanan Rupiah Hanya Faktor Sentimen
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia.

Ia menyebut tekanan yang terjadi di pasar lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen negatif terhadap prospek ekonomi nasional.

“Ketika persepsi dibilang kita mau hancur, itu sebagian orang terpengaruh. Padahal aktivitas ekonomi meningkat di berbagai daerah,” ujar Purbaya pada saat konferensi pers bersama media di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Baca Juga: IHSG Turun ke Level Terendah Sejak Mei 2021, Tembus 5.594,7

Menurutnya, kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih relatif stabil, ditopang oleh kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta aktivitas ekonomi riil yang tetap tumbuh.

Pemerintah mencatat realisasi belanja negara hingga Mei 2026 mencapai Rp1.365,4 triliun atau 35,5% dari target APBN 2026.

Dari jumlah tersebut, belanja pemerintah pusat mencapai Rp1.059,3 triliun dengan pertumbuhan 52,6% secara tahunan.

Purbaya menegaskan pemerintah bersama Bank Indonesia akan memperkuat koordinasi untuk menjaga kepercayaan investor dan meredam persepsi negatif di pasar.

“Itu yang akan kita hilangkan dengan kerja sama lebih erat dengan bank sentral,” katanya.

Baca Juga: BEI: Pelemahan IHSG Dipicu Sentimen, Fundamental Emiten Masih Kuat

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat stabilitas pasar keuangan di tengah dinamika global yang masih bergejolak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.