Kurs Dolar ke Rupiah Hari Ini 30 Juni, Rupiah Melemah Tipis Dekati Rp17.900!

AKURAT.CO Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menjadi sorotan utama para pelaku pasar dan pelaku usaha di tanah air menjelang penutupan semester pertama tahun ini.
Pada perdagangan hari ini, Selasa (30/6/2026), mata uang Garuda terpantau mengalami tekanan eksternal yang cukup kuat sehingga bergerak fluktuatif di zona merah.
Bagi Anda yang memiliki keperluan remitansi, bisnis ekspor-impor, maupun investasi valuta asing, mari simak rincian pergerakan kurs USD ke IDR terbaru hari ini.
Rupiah Spot Dibuka Melemah ke Level Rp 17.883
Berdasarkan data perdagangan pasar spot pada Selasa pagi (30/6/2026), nilai tukar rupiah dibuka melemah sebesar 32 poin atau terdepresiasi sekitar 0,18 persen ke level Rp17.883 per dolar AS jika dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya di level Rp 17.851.
Baca Juga: Magang Nasional Kemnaker 2026 Batch 2 Dibuka Juli, Ini Jadwal Pendaftaran dan Tahapan Seleksinya
Memasuki tengah hari, fluktuasi pasar membawa pergerakan rupiah bergerak di kisaran Rp17.872 hingga Rp17.900 per dolar AS.
Pelemahannya mata uang domestik ini rupanya sejalan dengan tren mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga tunduk di hadapan kegagahan greenback (julukan dolar AS).
Pelemahan ini dipicu oleh ekspektasi pasar global yang memperkirakan bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama dari estimasi sebelumnya.
Daftar Kurs Dolar Terhadap Rupiah di Bank Besar RI
Bagi masyarakat yang ingin melakukan penukaran valuta asing (valas) secara langsung, harga beli dan harga jual di tingkat perbankan komersial nasional memiliki variasi tipis. Berikut adalah rangkuman indikasi kurs dolar-rupiah per hari ini di beberapa bank utama:
Bank | Jenis Kurs | Harga Beli (Rp) | Harga Jual (Rp) |
BCA | e-Rate | 17.830 | 17.930 |
BCA | TT Counter | 17.800 | 18.075 |
Bank Mandiri | Special Rate | 17.970 | 18.000 |
Bank Mandiri | TT Counter | 17.730 | 18.030 |
Nilai kurs di atas dapat terus berubah sewaktu-waktu sepanjang jam operasional perbankan mengikuti dinamika real-time di pasar valas.
Faktor Domestik dan Sentimen Penahan Depresiasi
Meski saat ini mata uang Garuda berada di bawah tekanan eksternal dan mendekati ambang psikologis baru, pergerakannya dinilai masih relatif terukur.
Langkah Bank Indonesia (BI) yang secara agresif telah mengerek suku bunga acuannya (BI-Rate) terbukti mampu menahan laju pelemahan agar rupiah tidak langsung jeblok melampaui level Rp18.000 per dolar AS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








